Breaking News:

Berita Pemkot Tarakan

Melindungi Peternak Ayam, Walikota Audiensi dengan Perwakilan Peternak Ayam Tarakan

Pertemuan dengan perwakilan peternak ayam di Kota Tarakan ini telah diselenggarakan di Ruang Rapat Wali Kota Tarakan

Editor: Achmad Bintoro
HUMAS DAN PROTOKOL PEMKOT TARAKAN
AUDIENSI- Walikota Tarakan Khairul melakukan audiensi dengan perwakilan peternak ayam menyusul naiknya harga unggas di Ruang Rapat Wali Kota Tarakan beberapa waktu lalu 

TARAKAN - Menyikapi peningkatan hasil produksi ternak unggas ayam di Kota Tarakan Wali Kota Tarakan dr. H Khairul MKes, menyelenggarakan audiensi dengan perwakilan peternak ayam yang ada di Kota Tarakan.

Pertemuan dengan perwakilan peternak ayam di Kota Tarakan ini telah diselenggarakan di Ruang Rapat Wali Kota Tarakan beberapa waktu lalu.

Di dalam pertemuan tersebut, Wali Kota mendengarkan aspirasi dari perwakilan peternak ayam terhadap fluktuasi harga baik di tingkat petani maupun di tingkat kosnsumen, yang dikhawatirkan dapat mengganggu keberlangsungan usaha.

Wali Kota Tarakan dalam menyikapi masukan tersebut mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Tarakan telah berkomitmen melakukan kebijakan operasi buka tutup terhadap pemenuhan kebutuhan daging ayam di Kota Tarakan, hal ini dilakukan untuk menjaga akan inflasi tetap terkendali sekaligus melindungi peternak ayam di Kota Tarakan.

Ke depannya, Pemkot melalui Perusahaan Umum Daerah Agrobisnis akan semakin memaksimalkan peran Perumda untuk dapat menyerap hasil produksi ternak unggas di tingkat petani.

Serapan ini nantinya dimanfaatkan untuk menjaga harga agar tetap stabil baik di tingkat peternak maupun di tingkat konsumen.

“Pada saat hari-hari besar ketika kebutuhan meningkat misalnya, produk ini akan dilempar ke pasar,” ujar Khairul yang pernah menjabat sebagai Sekda Tarakan.

Dari data survei oleh lapangan dari Dinas Pangan, Pertanian, dan Perikanan, saat ini secara akumulatif produksi daging ayam di Kota Tarakan sejumlah 280 ton dengan kebutuhan mencapai 77 ton, sehingga saat ini Kota Tarakan mengalami kelebihan stok kelebihan daging ayam sebanyak 203 Ton per 2 Oktober 2020. (adv/jnh)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved