Breaking News:

Prabowo Bertolak ke Amerika Serikat, Dikecam Senator AS dan 7 Organisasi HAM, Pembelaan Pejabat AS

Prabowo Subianto penuhi undangan Menteri Pertahanan AS, dapat kecaman dari Senator AS dan 7 Organisasi HAM, namun pejabat AS beri pembelaan

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Prabowo Subianto. Prabowo Subianto penuhi undangan Menteri Pertahanan AS, dapat kecaman dari Senator AS dan 7 Organisasi HAM, namun pejabat AS beri pembelaan 

TRIBUNKALTIM.CO - Prabowo Subianto penuhi undangan Menteri Pertahanan AS, dapat kecaman dari Senator AS dan 7 Organisasi HAM, namun pejabat AS beri pembelaan

Kunjungan Prabowo Subianto ke Washington, Amerika Serikat ini menuai dari sejumlah organisasi HAM termasuk Amnesty Internasional dan juga senator AS sendiri. 

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dijadwalkan bertemu dengan para pejabat Pentagon, di Washington, Amerika Serikat.

Kamis (15/10/2020), dalam kunjungan yang dikritik tujuh organisasi HAM karena apa yang mereka sebut dugaan keterlibatan langsung dalam pelanggaran hak asasi manusia.

Prabowo berkunjung ke Amerika Serikat atas undangan Menteri Pertahanan Mark Esper dan dijadwalkan bertemu dengan sejumlah pejabat Pentagon, termasuk dengan Menhan Esper sendiri.

Sambutan resmi terhadap Prabowo akan dilaksanakan Jumat (16/10/2020), menurut kantor berita Reuters.

Sebelumnya, Amerika memasukkan Prabowo dalam daftar hitam karena menilai Prabowo punya latar belakang pelanggaran HAM.

Larangan ini diterapkan di bawah pemerintahan Presiden Bill Clinton, George W. Bush, dan Barack Obama.

Prabowo, 68 tahun, mantan Komandan Kopassus, dituduh terlibat dalam pelanggaran hak asasi di sejumlah tempat termasuk dalam kerusuhan 1998 dan di Timor Leste.

Prabowo Subianto pernah ditolak masuk Amerika pada Maret 2014 ketika hendak menghadiri wisuda putranya.

Prabowo yang menjabat komandan jenderal Kopassus pada ujung kekuasaan Soeharto banyak dituding terlibat penculikan aktivis dan mahasiswa.

Halaman
1234
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved