Minggu, 7 Juni 2026

News Video

NEWS VIDEO Warga Bukuan Samarinda Tanami Jalan Rusak dengan Pohon Pisang

Warga geram, lantaran setiap warga yang melintas terjatuh karena lubang yang amat banyak, akhirnya dilakukannya penanaman pohon di jalan rusak

Tayang:

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Tidak mendapat respon kepastian dari pemerintah Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur,  terkait akses jalan rusa.

Tepat di Jalan Delima RT 1 Kelurahan Bukuan, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, warga tanami pohon pisang disepanjang jalan, sejak Senin (19/10/2020) malam sekitar pukul 23.30 WITA.

Warga geram, lantaran setiap warga yang melintas terjatuh karena lubang yang amat banyak, akhirnya dilakukannya penanaman pohon di jalan rusak tersebut.

Intensitas hujan yang tinggi membuat jalan menjadi semakin parah dan berlumpur, sehingga ada saja warga yang terjatuh.

Warga sekitar juga merasa selama ini hanya dijanjikan untuk dilakukan perbaikan, tetapi tak kunjung terealisasi, sehingga warga pun spontan menanam pohon pisang tersebut.

Ketua RT 1 Kelurahan Bukuan, Abidin, saat menjelaskan, pihaknya bersama acapkali mengajukan guna dilakukan perbaikan, mulai tingkat kelurahan hingga ke Anggota Dewan, namun hingga saat ini tak mendapatkan respon.

"Sudah lama (jalan rusak), bertahun-tahun tidak ada perbaikan," ucap Abidin saat Selasa (20/10/2020) hari ini.

Selain itu warga sekitar juga pernah bekerja bakti melakukan semenisasi manual agar lubang tertutup agar tidak membahayakan pengguna jalan.

"Warga juga sudah swadaya, kerja bakti untuk menutup jalan yang rusak, tetapi tidak ada perhatian juga dari pemerintah," ungkapnya

Terkait hal tersebut, Lurah Bukuan Suyoto saat diminta tanggapanya, menjawab bahwa selama mengikuti tiga kali Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan sudah mengusulkan terkait pembenah kerusakan jalan tersebut.

"Padahal kami sudah mengusulkan berulang kali dalam Musrenbang, tapi Pemkot kok belum respon padahal sudah diusulkan ditingkat Kelurahan dan Kecamatan," sebut Suyoto, Selasa (20/10/2020) hari ini.

Suyoto juga pernah menyampaikan aspirasi warga kelurahan Bukuan pada masa reses saat kedatangan anggota dewan dari tingkat Provinsi Kalimantan Timur dan Kota Samarinda.

"Pada saat reses anggota dewan Kaltim dan kota Samarinda saat reses pernah disampaikan ada yang saya usulkan yaitu Jalan Delima, Jalan Pepaya, Jalan durian Jalan Sirsak dan sampai Jalan Diponegoro yang tembus arah peti kemas Palaran," jelasnya.

Disinggung mengenai penyampaian aspirasi, Suyoto mendapat informasi bahwa dalam proses lelang dan sudah dianggarkan untuk dilakukan semenisasi.

"Masih dalam proses pelelangan, saya sudah berupaya berulang kali. Ada informasi Rp 2 Miliar untuk sepanjang jalan rusak tersebut dari anggota dewan," ungkapnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved