Arab Saudi Diyakini Buka Umrah Untuk Jamaah Indonesia, Amphuri Pastikan Ada Penyesuaian Harga
diyakni bakal ada penambahan harga untuk jamaah dari Indonesia yang akan melaksanakan umrah di masa pandemi covid-19.
TRIBUNKALTIM.CO - Setelah ditutup semenjak pandemi virus Corona melanda dunia, Arab Saudi dikabarkan bakal membuka layanan umrah untuk jamaah dari luar negeri.
Meski demikian diyakni bakal ada penambahan harga untuk jamaah dari Indonesia yang akan melaksanakan umrah di masa pandemi covid-19.
Sampai saat ini sendiri Pemerintah Arab Saudi belum resmi membuka umrah untuk jemaah luar negeri.
Meski demikian Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) optimis Indonesia termasuk dalam daftar yang diperbolehkan mengirimkan jemaah.
Ketua Umum Amphuri Firman M Nur mengatakan, terdapat penyesuaian biaya umrah saat pandemi Covid-19.
Penambahan itu, seperti biaya tes Covid-19, biaya transportasi darat dan udara yang tentu berimbas karena adanya penerapan protokol kesehatan.
Baca juga: Bandingkan Pemerintahan Jokowi dengan Negara Eropa, Rocky Gerung : Mudah-mudahan Masih Bisa Lanjut
Baca juga: INGAT BATAS Waktu! Login https://eform.bni.co.id & Eform.bri.co.id Cek Penerima Banpres Rp 2,4 Juta
Baca juga: Pengakuan Salshadilla, tak Lagi Dekat dengan Lesty Kejora, Putri Iis Dahlia Bantah karena Netizen
Baca juga: LENGKAP Jadwal & Jam Tayang MotoGP Teruel 2020, Kualifikasi Hingga Race Live Trans7, Akses UseeTV
Selain itu, pemerintah Arab Saudi juga memperlakukan kenaikan pajak 10 persen per 1 Juli 2020 lalu.
"Jadi kami menggunakan istilah penyesuaian harga karena sifat pada kami adalah penyelenggaraan. Jadi kami membantu pemerintah dan masyarakat muslim Indonesia untuk dapat diselenggarakan perjalanan ibadah umrah dan haji ke tanah suci," kata Firman dalam media visit bersama Tribun Grup via virtual, Kamis (22/10/2020).
Firman mengatakan, sebelum pandemi Covid-19 melanda dunia, harga paket umrah di Indonesia minimal 20 juta.
Sehingga, diperkirakan saat pandemi ini ada kenaikan sekitar 15-20 persen.
"Tes Covid-19 berbeda-beda mungkin ada yang 1,5-2,5 juta harganya itupun belum fix dari Saudi. Jadi masih mengira-ngira kenaikannya sekitar 15 sampai 20 persen," ungkapnya.
Ia pun memastikan, penyesuaian biaya umrah ini akan dikomunikasikan terlebih dahulu dengan pemerintah.
Baca juga: Tata Cara Umrah Kala Pandemi Covid-19 Menurut Ketentuan dari Pemerintah Arab Saudi
Baca juga: Kabar Gembira, Arab Saudi Beri Indonesia Sinyal Positif Soal Pelaksanaan Umrah
Baca juga: Arab Saudi Buka Kembali Ibadah Umrah, Minat Warga Balikpapan Tetap Tinggi Saat Pandemi
Pencegahan virus corona menurut WHO
Menurut WHO, Langkah-langkah perlindungan dari virus corona adalah tetap mengetahui informasi terbaru tentang wabah COVID-19.
Hal tersebut tersedia di situs web WHO atau melalui otoritas kesehatan publik nasional dan lokal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/ilustrasi-sejumlah-jamaah-tengah-menjalani-ibadah-umrah-di-depan-kakbah.jpg)