Pilkada Bontang

Beginilah Respon Tim Pemenangan Paslon Pilkada Bontang Soal Pembubaran Kegiatan LSI Denny JA

Pembubaran konferensi pers LSI Denny JA memuai respon beragam. Salah satunya dari tim pemenangan pasangan calon.

TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD FACHRI RAMADHANI
Bawaslu Bontang membubarkan Konferensi Pers Hasil Temuan dan Analisis Survei Pilkada Bontang yang digelar LSI Denny JA, Minggu (1/11/2020) di salah satu kafe Bontang, Kalimantan Timur. TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD FACHRI RAMADHANI 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Pembubaran konferensi pers LSI Denny JA memuai respon beragam. Salah satunya dari tim pemenangan pasangan calon yang berlaga di Pilkada Bontang.

Sebut saja Ketua Tim Pemenangan pasangan calon nomor 1, H Maming yang mengungkapkan rasa kecewanya lantaran hasil survei yang dirilis dianggap tak masuk akal.

Kemudian dianggap menguntungkan salah satu paslon.

Beda persentasinya di luar nalar bila melihat kontestasi Pilkada yang pesertanya head to head.

Baca Juga: Kasus Aktif Covid-19 Saat Ini dalam Persentase Terkecil, Sudah Banyak yang Sembuh

Baca Juga: Kasus Aktif Covid-19 Saat Ini dalam Persentase Terkecil, Sudah Banyak yang Sembuh

Baca Juga: Dokter Reisa Beberkan 2 Hal yang Bisa Dilakukan Warga dalam Penanganan Covid-19

Belum lagi pihaknya menganggap lembaga survei itu telah melakukan kerja-kerja secara ilegal alias tak melapor ke KPU maupun Bawaslu.

"Tentu kami merasa ada kerugian, karena di situ dijelaskan sangat jauh (persentase elektabilitas paslon1 dan paslon 2). Sementara legalitasnya masih dipertanyakan," katanya.

Pihaknya mendukung langkah dan tindakan yang dilakukan oleh Bawaslu, saat membubarkan kegiata lembaga survei ilegal tersebut.

"Kenapa bawaslu membubarkan, karena tak terdaftar dan merilis hasil kerja-kerjanya di kota Botang. Kami merasa dirugikan, paslon nomor satu," ujarnya.

Baca Juga: Pria 17 Tahun di Surabaya Berbuat Amoral, Merekam Ibu Muda yang Sedang Mandi Pakai Handphone

Baca Juga: Pelanggaran di Laut Natuna Mulai Marak, Sejak 5 Bulan Terakhir Sering Ada Kapal Vietnam Mencuri Ikan

"Saya mendukung penegakkan aturan di kota Bontang. Lembaga survei harus ikuti prosedur. Aturan yang ada. Daftarkan diri ke KPU," sambungnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved