Gubernur Kaltim Singgung Bunga Bank Konvensional, Isran Noor Sebut Bunga Itu Nyaman Dilihat
Gubernur Kalimantan Timur atau Kaltim Isran Noor meletakkan batu pertama ( groundbreaking) gedung Unit Usaha Syariah PT BPD Kaltimtara Jalan Kemakmura
Penulis: Jino Prayudi Kartono | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Gubernur Kalimantan Timur atau Kaltim, Isran Noor meletakkan batu pertama ( groundbreaking ) gedung Unit Usaha Syariah PT BPD Kaltimtara, Jalan Kemakmuran, Kecamatan Sungai Pinang Kota Samarinda, Rabu (11/11/2020).
Dalam sambutannya, orang nomor satu di Kaltim itu berharap pembangunan gedung ini meningkatkan perekonomian khususnya ekonomi Syariah di Kota Samarinda.
"Semoga memberikan manfaat yang besar kepada masyarakat Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara," ucap Isran Noor.
Isran mengatakan perbankan khususnya perbankan syariah sangat berkembang pesat saat ini. Bahkan ia melihat perbankan maupun perekonomian berbasis syariah itu sangat berkembang di Eropa.
Sehingga mengembangkan ekonomi syariah sangat pantas dan wajar untuk saat ini.
Baca juga: Tingkatkan Kesejahteraan Warga, Pengurus Kampung Labanan Makmur Garap Program Teknologi Tepat Guna
Baca juga: Terkait Berita Hoaks Andi Harun di Media Sosial, Polisi Libatkan Tim Cyber Polda Kaltim
"Membangun dengan persyaratan modal minimal Rp 1 triliun bagaimana caranya kita bangun. Sistem kas syariatan ini sesuai dengan syariat dalam hal berusaha dalam Islam," ucapnya.
Ia melihat sistem perbankan syariah ini tidak menggunakan sistem bunga. Namun ia mengakui bunga bank konvensional itu sangat menggiurkan namun tidak sesuai dengan syariat Islam.
"Kalau selama ini dilarang bunga-bunga sudahlah. Karena bunga itu nyaman dilihat mata tidak kabur," kata Isran Noor diselingi tawa tamu undangan.
Sementara itu Dirut PT. BPD Kaltimtara Muhammad Yamin mengatakan pembangunan ini bertujuan untuk meningkatkan transaksi perbankan khususnya nasabah BPD Kaltimtara.
Selain itu kantor cabang yang berada di Jl. Ahmad Yani itu rencananya dipindah semua ke gedung yang akan dibangun. Pemindahan itu dikarenakan masyarakat kesulitan melakukan transaksi saat kondisi banjir.
Baca juga: Tekanan Darah Anda Rendah, Ini Deretan Makanan dan Minuman yang Dapat Mengatasinya, Ada Kismis
Baca juga: Fadli Zon Desak Menlu Copot Agus Mahftuh Abegebriel, Pengakuan Habib Rizieq Jadi Alasan Pencopotan
"Kita ingin memberikan pelayanan lebih baik kepada nasabah khususnya unit usaha syariah bank Kaltim. Kita tahu Yang sekarang ini kantor kita tidak representatif. Tutupnya bukan karena lokasinya karena kantornya kebanjiran," ujar Muhammad Yamin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/persiapan-gedungbaru-bankaltimtara.jpg)