Kisah Pria Sang Penyelamat Kucing Jalanan di Balikpapan, Bermula dari Jalan-jalan di Sepinggan
Tahun 2017 menjadi memorial bagi Eko Fitrianto yang mengubah perwujudan kesukaannya terhadap kucing di Kota Balikpapan
Penulis: Mohammad Zein Rahmatullah | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Tahun 2017 menjadi memorial bagi Eko Fitrianto yang mengubah perwujudan kesukaannya terhadap kucing di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur.
Bagaimana tidak, yang awalnya sebatas rasa cinta, ada hobi, maju satu tingkat menjadi penyelamat.
Keputusannya ini bukan tanpa sebab. Saat ditemui TribunKaltim.co, ia pernah menemui satu penampakan dimana kucing terlantar dengan kondisi bagian kepala mengalami kerusakan hingga bagian tengkorak terpampang jelas.
"Ini asalnya saya lagi jalan-jalan di daerah Sepinggan, Kota Balikpapan. Terus saya lihat kucing kepalanya kroak. Saya mau nolong tapi saya nggak punya uang," ujar Eko.
Melihat itu, ia bertekad untuk membuat satu unit penyelamat terhadap kucing-kucing yang mengalami hal serupa.
Baca Juga: Kecelakaan Lalu Lintas di Sungai Ampal Balikpapan, Satu Mobil Melayang Masuk ke Lahan Kosong
Baca Juga: Mengenal Profil Kamala Harris, Wakil Presiden Amerika Serikat Terpilih yang Mendampingi Joe Biden
Baca Juga: 4 Faktor Kunci di Balik Tumbangnya Sang Petahana Donald Trump dalam Pilpres Amerika Serikat
Menurutnya, Balikpapan memiliki banyak komunitas pecinta kucing, namun tidak semua berani ambil keputusan untuk menyelamatkan.
Hingga sekitar medio tahun 2017 tersebut, Eko bersama beberapa temannya, membangun unit tadi yang eksis hingga hari ini dengan nama Balikpapan Cat Rescue Foundation.
Unit penyelamat kucing ini, sambung Eko, setidaknya menerima lima ekor kucing per hari untuk diberi tindakan medis.
Baca Juga: Bekerjasama dengan PMI, Polres Kukar Gelar Donor Darah
Baca Juga: Dua Perwakilan KIM Kukar Bakal Ikuti Acara Kemkominfo RI
Baca Juga: Pertamina RU V Balikpapan Kembangkan Program Pemberdayaan Terintegrasi
Baca Juga: Tanggapan Mabes Polri Soal Represif Aparat Kala Tangani Aksi Demonstrasi Mahasiswa di Samarinda