Jumat, 17 April 2026

Kabar Baik, Warga Kampung Biatan Ulu Berau Bakal Nikmati Layanan Internet, Tower Telah Dipasang

Kampung Biatan Ulu, Kecamatan Biatan, Kabupaten Berau, kini memiliki tower penangkap jaringan internet. Dengan adanya alat tersebut akan memudahkan w

Penulis: Ikbal Nurkarim |
TRIBUNKALTIM.CO/IKBAL NURKARIM
Pekerja melakukan pemasangan tower penangkap jaringan internet di Kampung Biatan Ulu, Kecamatan Biatan, Kabupaten Berau. TRIBUNKALTIM.CO/IKBAL NURKARIM 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB- Kampung Biatan Ulu, Kecamatan Biatan, Kabupaten Berau, kini memiliki tower penangkap jaringan internet.

Dengan adanya alat tersebut akan memudahkan warga kampung melakukan komunikasi melalui akses internet, serta tidak ketinggalan informasi di era globalisasi seperti saat ini.

Kepala Kampung Biatan Ulu, Syamsul mengatakan, pembagunan tower internet yang didirikan tepat di samping kantor Kepala Kampung ini sudah mulai dibangun pada akhir September lalu, dengan memanfaatkan dana alokasi kampung.

"Hari ini pengerjaannya ditargetkan sudah selesai dan kita sudah dalam proses uji coba," katanya ke awak media.

Syamsul menceritakan, warga kampungnya belum bisa mengakses internet dengan mudah sejak dimulainya dunia era digital.

Bahkan jaringan telekomunikasi belum ada masuk sejak berdirinya Kampung Biatan Ulu pada tahun 1959 silam.

"Kalau butuh internet untuk keperluan mengakses informasi atau mengirim data laporan, warga biasanya menuju ke suatu tempat yang jaraknya dari kampung sekitar 3 atau 4 kilometer dari kampung," tuturnya.

"Akhirnya sekitar 61 tahun kemudian warga di Kampung Biatan Ulu ini bisa mengakses internet dengan mudah sejak adanya internet," imbuhnya.

Menurutnya, dengan adanya tower internet tersebut sangat disambut baik oleh warga.

Mereka akan dengan mudah menggunakan internet untuk keperluan mengakses informasi dan memudahkan anak sekolah belajar apalagi di tengah pandemi Virus Corona ( covid-19 ) seperti saat ini.

"Saat mendengar kita akan membangun tower iinternet ini, warga sangat terharu. Sebab ini sudah dinantikan sejak lama, serta sangat dibutuhkan sekali," tuturnya.

"Untuk telepon di kampung kami ini belum bisa, tapi dengan adanya internet kiranya sudah cukup," tuturnya.

Dia menambahkan, internet yang disediakan oleh pihak kampung akan dikelolah oleh Usaha Mikro Kecil Menengah ( UMKM ).

Sistemnya, warga akan berlangganan internet dengan dipasangi alat penangkap sinyal internet di rumah masing-masing.

"Internet ini akan dikelola oleh UMKM. Warga akan berlangganan dengan biaya per bulannya diperkirakan sekitar 200 ribu rupiah per bulan," ucapnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved