Sabtu, 25 April 2026

Arab Saudi Kembali Tutup Penerbitan Visa Umrah Untuk Jemaah dari Indonesia

Sebelumnya sudah ada 359 jemaah yang berangkat ke Arab Saudi pasca pembukaan kembali ibadah Umrah.  

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Sejumlah calon jamaah umrah menunggu keberangkatan pesawat di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (1/11/2020).Baru dibuka di awal November, Arab Saudi kembali menutup visa umrah bagi jemaah dari Indonesia. 

TRIBUNKALTIM.CO - Baru dibuka di awal November, Arab Saudi kembali menutup visa umrah bagi jemaah dari Indonesia.

Penutupan ini terkait dengan ditemukannya jemaah asal Indonesia yang positif covid-19.

Sebelumnya sudah ada 359 jemaah yang berangkat ke Arab Saudi pasca pembukaan kembali ibadah Umrah.  

Pemerintah Kerajaan Arab Saudi menghentikan sementara penerbitan visa umrah untuk calon jemaah umrah asal Indonesia.

Arab Saudi Tangguhkan Visa Umrah menyusul adanya 13 jemaah umrah asal Tanah Air yang dinyatakan positif Covid-19.

"Saat ini Pemerintah Arab Saudi sedang menutup proses visa dalam rangka melakukan evaluasi dan pengaturan terhadap penyelenggaraan ibadah umrah bagi jemaah Indonesia," kata Pelaksana tugas (Plt) Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama RI, Oman Fathurahman dalam keterangannya, Senin (16/11/2020).

Oman mengatakan, ia sudah bertemu dan berkoordinasi dengan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, serta pihak lain yang terkait.

Sebelumnya, atas dasar kebijakan tersebut, Kemenag mencatat ada 359 jemaah umrah asal Indonesia yang sudah melaksanakan ibadah umrah ke Arab Saudi dalam tiga fase keberangkatan yakni tanggal 1, 3, dan 8 November 2020.

Oman menyatakan Menteri Agama RI Fachrul Razi sudah mengutus dirinya untuk memimpin tim koordinasi dan pengawasan umrah.

Tim itu bertugas mengidentifikasi sekaligus mengantisipasi permasalahan yang terjadi selama jemaah umrah berada di Arab Saudi.

Berdasarkan pengawasan, Oman menyebut pihaknya telah meminta Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) untuk melakukan persiapan secara lebih komprehensif terkait penyelenggaraan umrah di masa pandemi, termasuk di dalamnya soal sosialisasi dan edukasi jemaah.

"PPIU yang akan memberangkatkan jemaah umrah pada masa pandemi Covid-19, harus mempersiapkan jemaahnya. Kuncinya edukasi. Jadi PPIU harus berikan edukasi secara intensif dan terperinci terkait prosedur pelaksanaan ibadah umrah saat pandemi," kata Oman.

Oman merinci ada beberapa temuan yang didapat timnya dalam proses pengawasan penyelenggaraan ibadah umrah belakangan ini.

Pertama, terdapat prosedur pemeriksaan PCR/SWAB tes pada saat jemaah melaksanakan karantina di hotel saat kedatangan jemaah.

Alasannya, untuk memastikan jemaah yang akan melaksanakan ibadah umrah atau salat lima waktu di Masjidil Haram bebas Covid-19.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved