Breaking News:

Berita Pemkab Berau

Pembagunan Jalan ke Teluk Sumbang Terus Dikerjakan, Kampung Terjauh di Biduk-biduk, Berau

Dengan total panjang 34 kilometer mulai dari Teluk Sulaiman hingga Teluk Sumbang, Dinas PUPR mengerjakannya secara bertahap.

HUMASKAB BERAU
MULUS - Akses jalan dari Teluk Sulaiman menuju Teluk Sumbang sudah mulai mulus. Masyarakat pun kini lebih mudah untuk melakukan aktivitas. 

TANJUNG REDEB - Akses jalan menuju Kampung Teluk Sumbang yang merupakan kampung terjauh di Kecamatan Biduk Biduk sudah ditingkatkan. Secara bertahap pengerjaan akses jalan yang dimulai dari Kampung Teluk Sulaiman menuju kampung Teluk Sumbang terus dilakukan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau, Andi Marawange, melalui Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan, Jimmy Siregar, menjelaskan pengerjaan pada tahun 2020 ini dibagi dalam dua tahapan yaitu APBD murni dan APBD perubahan. Untuk kegiatan jalan ini yang dialokasi melalui APBD murni senilai Rp 27 miliar dan Rp 1 miliar bersumber dari Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Kalimantan Timur.

“Sementara dalam APBD perubahan mendapatkan alokasi anggaran Rp 15 miliar dari Bankeu provinsi,” jelasnya.

Dalam perbaikan jalan ini, ada dua jenis pengerjaan yang dilakukan oleh Dinas PUPR yaitu pengaspalan dan galian timbunan. Dengan total panjang 34 kilometer mulai dari Teluk Sulaiman hingga Teluk Sumbang, Dinas PUPR melakukan pekerjaan secara bertahap.

“Saat ini sudah sebagian yang diaspal dan mulus. Pengerjaan akan kita lanjutkan di tahun berikutnya. Kita juga berharap agar pemerintah provinsi tetap memberikan bantuan keuangan,” ungkapnya.

Dengan kondisi jalan yang mulus ini diharapkan aktivitas masyarakat di sana menjadi lebih lancar. Meskipun pengaspalannya belum secara menyeluruh, namun dampak positif dengan adanya pembangunan itu sudah bisa dirasakan masyarakat.

“Harapan kita masyarakat lebih mudah untuk keluar kampung untuk mengangkut hasil laut di sana. Perekonomian pun bisa berputar dengan cepat dan pendapatan masyarakat bisa semakin meningkat,” ujarnya.

Dengan meningkatnya fasilitas jalan ini, secara tidak langsung mempengaruhi arus ekonomi masyarakat setempat. Apalagi, dengan adanya sejumlah objek wisata di kampung tersebut. Sebelumnya akses di sana cukup sulit dilalui. Kondisi jalan semakin parah pada saat musim penghujan. Masyarakat pun sering menggunakan akses air melalui kapal.

“Dengan mulusnya jalan di sana bakal mendukung peningkatan sektor pariwisata juga. Karena ada beberapa objek wisata di sana,” pungkasnya. (advertorial/hms5)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved