Pilkada Mahulu
Simulasi Pencoblosan Pilkada, KPU Mahulu Terapkan Prokes Pencegahan Covid-19
Secara serentak, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi dan Kabupaten/Kota menggelar tahapan simulasi Pilkada serentak untuk pencoblosan
Penulis: Febriawan | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, UJOH BILANG - Secara serentak, Komisi Pemilihan Umum atau KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota menggelar tahapan simulasi Pilkada serentak untuk pencoblosan atau pemberian hak suara untuk Pilkada, Sabtu (21/11/2020)
Termasuk di Mahakam Ulu ( Mahulu ). KPU setempat menyelenggarakan simulasi di Long Bagun.
Simulasi diselenggarakan dengan menerapkan protokol kesehatan ( Prokes ) ketat, untuk mencegah penularan Covid-19.
Ketua KPU Mahulu Frederik Melawen mengatakan, simulasi digelar untuk memberikan pemahaman tentang tata cara pemungutan suara pada 9 Desember 2020 mendatang.
Utamanya dalam penerapan Prokes.
Baca juga: Dinas Kesehatan Kukar Gelar Workshop Penyusunan Renstra 2021-2026
Baca juga: INFO BMKG Prakiraan Cuaca Minggu 22 November 2020, Yogyakarta, Jambi dan Semarang Hujan Ringan
"Seperti diketahui, Pilkada serentak tahun ini diselenggarakan di tengah pandemi covid-19 yang belum berakhir. Untuk itu pemahaman Prokes sangat penting. Bagaimana praktiknya, kita peragakan pada saat simulasi ini. Mulai dari waktu pemilih masuk, dengan mengenakan masker, mencuci tangan, cara mencoblos hingga selesai," terangnya.
Dikatakan, beberapa hal berbeda dengan Pilkada sebelumnya, yakni disesuaikan dengan protokol kesehatan Covid-19, antara lain, wajib pakai masker, tempat duduk yang harus "physical distancing", pengaturan jadwal kedatangan pemilih, serta tinta dijari usai mencoblos tidak dicelup tapi diteteskan.
Frederik mengatakan, pada saat simulasi ini, selain melibatkan para petugas KPPS serta warga setempat, juga diundang semua anggota PPK ( Panitia Pemilihan Kecamatan ).
Dengan maksud, agar PPK bisa meneruskan pemahaman tentang tata cara pencoblosan ke seluruh PPS di wilayahnya.
Kemudian secara berjenjang, PPS memberikan pemahaman praktik pencoblosan yang benar kepada petugas KPPS di wilayah masing-masing.
Pantauan Tribun di lapangan , dalam simulasi tersebut, semua yang hadir ikut memperaktekkan tata-cara pencoblosan sesuai masa pandemi, mengacu pada protokol kesehatan, baik dari awal pendaftaran, menunggu, masuk TPS, menandai tangan dengan tetesan tinta, sampai meninggalkan lokasi pemilihan.
Dalam kesempatan itu, Frederik mengajak semua warga yang punya hak pilih untuk memberikan suaranya pada 9 Desember nanti. Dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.
Baca juga: DULU Asmaranya dengan Dita Soedarjo Kandas, Kini Denny Sumargo Resmi Nikahi Olivia Allan, Profilnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/undang-petaktakata.jpg)