Breaking News:

Berita DPRD Kalimantan Timur

Hadiri Apel Siaga Bencana Alam, Samsun: Antisipasi, Perlu Dukungan Semua Pihak

Apel Konsolidasi Kesiapsiagaan dan Antisipasi Bencana Alam di Kaltim di Lapangan SPN Balikpapan, Jumat (20/11/2020).

HUMAS DPRD KALTIM
APEL KONSOLIDASI- Wakil Ketua DPRD Kaltim bersama Gubernur Kaltim Isran Noor, Kapolda Kaltim Irjen Pol Herry Rudolf Nahak, Pangdam IV/Mulawarman Mayjen TNI Heri Wiranto meninjau kesiapan pasukan dan perlengkapan penyelamatan saat Apel Konsolidasi Kesiapsiagaan dan Antisipasi Bencana Alam di Kaltim di Lapangan SPN Balikpapan, Jumat (20/11/2020). 

BALIKPAPAN - Kalimantan Timur secara geografis merupakan salah satu provinsi terlengkap Indonesia. Memiliki hutan yang cukup luas dan di kelilingi sungai dan laut serta di terdapat banyak bukit dan gunung adalah anugerah yang patut disyukuri.

Kendati demikian, potensi bencana alam di Kaltim tidak bisa dipandang sebelah mata sebab terdapat sejumlah titik rawan kebakaran hutan, longsor hingga banjir yang harus diwaspadai.

Oleh sebab itu, antisipasi bencana alam tidak hanya menjadi tanggungjawab pemerintah maupun pihak kemanan saja akan tetapi lebih dari itu peran serta semua elemen masyarakat dalam menjaga kondisi menjadi faktor penting.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun ketika menghadiri Apel Konsolidasi Kesiapsiagaan dan Antisipasi Bencana Alam di Kaltim yang bertempat di Lapangan SPN Balikpapan, Jumat (20/11/2020).

Politisi PDIP itu mengapresiasi kegiatan apel yang diselenggarakan oleh Kepolisian Daerah Kaltim tersebut termasuk sarana dan prasarana pendukung guna melakukan pencegahan dan penanganan bencana.

"Beberapa perlengkapan tadi kami bersama Bapak Gubernur, Kapolda, dan Pangdam sudah cek, dan cukup baik. Bahkan sudah ada dapur umum yang sifatnya mobile ini sudah cukup baik," sebut Samsun seusai meninjau kesiapan pasukan dan perlengkapan penyelamatan bencalam alam di Kalitm.

Ia menyebutkan sebagaimana tertuang pada Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi pananggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana.

"Keterbatasan petugas di lapangan dan sarana prasarana tentu menjadi alasan utama sehingga perlu dukungan semua pihak. Kan tidak bisa setiap saat melakukan pengecekkan, masyarakat juga perlu diedukasi dan diberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga kelestarian alam dan segera melaporkan apabila menemukan bencana seperti kebakaran hutan dan lainnya," tuturnya.

Gubernur Kaltim Isran Noor dalam sambutannya mengatakan sebagai wilayah yang memiliki banyak potensi bencana kita semua harus bersiap diri dalam menghadapi semua musibah maupun bencana yang akan terjadi seperti kebakaran hutan, banjir dan berbagai bencana lainnya.(adv/hms4)
[

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved