Anies Baswedan Baca Buku "How Democracies Die", Wagub DKI Angkat Bicara, Sinopsis: Pemimpin Otoriter
Viral Anies Baswedan baca buku "How Democracies Die", pemimpin Otoriter? Wagub DKI angkat bicara
TRIBUNKALTIM.CO - Unggahan Anies Baswedan baca buku "How Democracies Die", Wagub DKI angkat bicara, snopsis: pemimpin otoriter.
Unggahan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dengan buku yang dibacanya, "How Democracies Die" mengundang kontroversi.
Namun, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria punya pandangan tersendiri terhadap postingan yang viral di media sosial itu.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta masyarakat tidak menanggapi unggahan foto Gubernur DKI Anies Baswedan sedang membaca buku berjudul "How Democracies Die" secara berlebihan.
"Tidak usah ditafsirkan berlebihan," kata dia dalam keterangan suara diterima, Selasa (24/11/2020).
Pria yang akrab disapa Ariza tersebut menilai unggahan foto Anies membaca buku sebagai hal yang biasa..
Baca juga: Saat Hotman Paris Hutapea Beri Pujian Kepada Anies Baswedan, Gubernur DKI Dianggap Banyak Berubah
Baca juga: Jika Dapat Gangguan dan Hambatan, Anies Baswedan Diharap Tak Ragu Minta Bantuan Operasi Militer TNI
Baca juga: Kutipan Buku How Democracies Die, Viral Dibaca Anies Baswedan, Sesuai Kondisi Indonesia Sekarang?
Baca juga: Pasang Badan untuk Anies Baswedan, Karang Taruna DKI: Jangan Ganggu Gubernur! Gegara Habib Rizieq?
Sebab, membaca buku sering dilakukan oleh para pemimpin.
"Artinya, saya kira Pak Gubernur dan semua pemimpin membaca buku, itu biasa," kata Ariza
Dia juga mengatakan ada banyak buku yang dibaca oleh Anies, mulai dari genre religi sampai seni budaya.
Dia meminta agar setiap orang menyikapi secara bijak unggahan foto Anies tersebut.
"Jadi saya kira kita sikapi secara bijak," kata Ariza.