Breaking News:

Berita Pemkab Berau

4.223 Warga Berau Belum Miliki KTP, Disdukcapil Berau Jemput Bola Agar Tuntas Sebelum 9 Desember

Disdukcapil kembali fokus untuk menyelesaikan perekaman dan pencetakan e-KTP sebagai syarat untuk pencoblosan.

HUMASKAB BERAU
JEMPUT BOLA : Sepanjang tahun 2020 ini Disdukcapil melakukan jemput bola kepada masyarakat untuk perekaman dan pencetakan termasuk pelajar yang telah wajib e-KTP. 

TANJUNG REDEB – Sepanjang tahun 2020 ini Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) melakukan jemput bola kepada masyarakat untuk target perekaman e-KTP. Menjelang pelaksanaan Pilkada 9 Desember 2020 mendatang, Disdukcapil kembali fokus untuk menyelesaikan perekaman dan pencetakan e-KTP sebagai syarat untuk pencoblosan.

Dari hasil rapat koordinasi yang digelar antara Pemkab Berau dengan Forkopimda diketahui bahwa masih ada masyarakat yang belum memiliki e-KTP namun tercatat pada DPT. Dari data pemilihan sebelumnya diketahui bahwa sebanyak 4.223 belum memiliki e-KTP.

Kepala Disdukcapil Berau, David Pamuji menyampaikan, dari data tersebut pihaknya telah melakukan verifikasi ulang yang disesuaikan dengan SIAK. Dan hasilnya diperoleh jumlah 1.353 belum melakukan perekaman dan mendapatkan e-KTP. Sementara sisanya sudah selesai perekaman dan memiliki e-KTP.

“Jadi jumlahnya ini selalu kita update setiap harinya sesuai dengan progress yang telah kita lakukan di lapangan. Sejauh ini kita sudah sebarkan nama-nama ini kepada lurah dan camat by name by addres agar secepatnya melakukan perekaman. Setelah kita lakukan jemput bola, data terakhir hari ini yang masih harus direkam sebanyak 408,” jelasnya.

Untuk menyelesaikan perekaman dan pencetakan ini, pihaknya dalam seminggu kedepan akan melakukan jemput bola ke tiga kecamatan yaitu Gunung Tabur, Sambaliung dan Teluk Bayur. Disdukcapil juga akan menempatkan mesin perekaman dan pencetakan di tiga kecamatan tersebut untuk percepatan. Diharapkan agar masyarakat yang belum merekam ini bisa datang ke kelurahan atau kecamatan untuk merekam.

“Target kita pada tanggal 4 Desember 2020 nanti sudah selesai seluruhnya,” tegasnya.

Ia juga mengharapkan bahwa muncul kesadaran masyarakat akan pentingnya data kependudukan ini. Diakui bahwa data kependudukan ini bersifat fluktuatif. Sehingga masyarakat harus mendukung juga dalam merapikan data kependudukan.

“Kita sudah sediakan berbagai kemudahan bahkan langsung jemput bola ke lapangan. Tinggal berharap kesadaran masyarakat agar datang melakukan perekaman ke kelurahan atau kecamatan tempat dia tinggal. Tentu target agar gerakan Indonesia sadar administrasi penduduk ini bisa tercapai,” pungkasnya. (adv/hms5)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved