Rocky Gerung Yakin Luhut Pandjaitan Tak Mampu Kendalikan Fadli Zon Andai Dipilih Ganti Edhy Prabowo

Rocky Gerung yakin Luhut Binsar Pandjaitan tak mampu kendalikan Fadli Zon andai dipilih ganti Edhy Prabowo

Editor: Rafan Arif Dwinanto
Kolase Tribun Kaltim
Luhut Binsar Pandjaitan dan Rocky Gerung 

Diketahui sebelumnya Edhy Prabowo ditangkap atas dugaan menerima suap dalam izin ekspor benih lobster alias benur.

Tugas Menteri KKP sementara ditangani oleh Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Qodari mengungkapkan prediksinya terkait siapa yang akan menggantikan Edhy Prabowo.

Baca juga: UPDATE! Informasi PLN Gratis, Cara Klaim Token Listrik Gratis Desember via www.pln.co.id & No WA PLN

"Sulit memastikan kapan akan dilakukan reshuffle, dan oleh sebab itu saya berpendapat kemungkinan demi kelangsungan tugas di KKP maka penggantinya akan segera dicari tanpa harus menunggu reshuffle besar," papar Qodari.

Ia kemudian memprediksi ada dua nama yang dipertimbangkan menjadi Menteri KKP, yakni politikus Partai Gerindra sekaligus pengusaha Sandiaga Uno dan Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon.

"Sebetulnya namanya harusnya mengerucut kepada Sandiaga Uno," ungkap Qodari.

M Qodari mmengaku dirinya berharap justru Fadli Zon yang akan dipilih untuk bergabung dalam Kabinet Indonesia Maju.

"Tapi kalau Fadli Zon, itu lebih kepada harapan hati saya," kata pengamat politik ini.

Ia menjelaskan alasannya adalah ingin melihat Fadli Zon membuktikan kritiknya terhadap pemerintah bahwa dirinya dapat bekerja lebih baik.

"Karena Bang Fadli Zon ini adalah orang yang sangat getol mengkritik pemerintahan," ungkit Qodari.

"Akan sangat menarik untuk melihat Bung Fadli menjadi seorang menteri, menjalankan tugas eksekutif," terangnya.

"Kemudian membuktikan omongannya itu bahwa dia bisa lebih baik daripada menteri-menteri yang selama ini dikritiknya," lanjut Qodari.

Mengenai prediksi Sandiaga Uno, Qodari menjelaskan ada kemiripan latar belakang dengan Edhy Prabowo.

"Kalau melihat latar belakang Edhy Prabowo itu agak unik. Yang pertama dia punya jabatan tinggi sebagai wakil ketua umum (partai)," papar Qodari.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved