Breaking News:

Pilkada Kukar

Masuk 14 Daerah Risiko Tinggi Penyelenggaraan Pilkada 2020, Ini Kata Ketua Bawaslu Kukar

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 nasional beberapa hari lalu merilis 14 daerah penyelenggara Pilkada serentak

Penulis: Aris Joni | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/ARIS JONI
Ketua Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu) Kukar, Muhammad Rahman. 

TRIBUNKALTIM.CO,TENGGARONG - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 nasional beberapa hari lalu merilis 14 daerah penyelenggara Pilkada serentak di Indonesia, yang memiliki risiko tinggi masuk ke dalam zona merah saat melaksanakan Pilkada 2020.

Dalam rilis tersebut, 14 daerah tersebut diantaranya, Boyolali, Kota Gunungsitoli, Bandar Lampung, Cilegon, Pesawaran, Bandung, Tasikmalaya, Karawang, Kendal, Sukoharjo, Sragen, dan Pemalang.

Sementara, untuk di Provinsi Kalimantan Timur, hanya terdapat dua kabupaten yang masuk dalam risiko tinggi covid-19 saat melaksanakan Pilkada 2020, yakni Kabupaten Kutai Timur dan Kabupaten Kutai Kartanegara ( Kukar).

Baca Juga: Jelang Pilkada Serentak, Forkopimda Kukar Gelar Deklarasi Pilkada Damai di Pendopo Bupati

Baca Juga: Kutip Falsafah Jawa, Dandim Bontang Letkol Arh Khoirul Huda Sampaikan Pesan Bijak Jelang Pilkada

Baca Juga: Kuasa Hukum Paslon 01 di Pilkada Berau Tegaskan Amplop Bukan untuk Politik Uang

Masuknya kabupaten Kukar menjadi salah satu daerah dengan resiko tinggi yang berpotensi munculnya klaster Pilkada, ditanggapi Ketua Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu) Kukar, Muhammad Rahman.

Dikatakan Rahman, dirinya kurang mengetahui persis barometer penilaian dari satgas pusat tersebut dalam memetakan potensi tersebut.

Namun dirinya menegaskan, sejauh ini proses tahapan dan pengawasan Pilkada, berjalan lancar dan tidak ditemukan pelanggaran-pelanggaran protokol kesehatan covid-19 baik mulai awal tahapan hingga tahapan kampanye sekarang ini.

“Tentu harapan kita untuk pslon, tim dan parpolnya agar patuh terhadap aturan perundang-undangan dalam kegiatan kampanye,” ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved