Senin, 27 April 2026

Penanganan Covid

Waspadai Klaster Keluarga Saat Pandemi Covid-19, Ini yang Harus Diperhatikan Ketika di Rumah

Angka penularan covid-19 di Indonesia sebagian disumbangkan dari klaster keluarga.

Editor: Samir Paturusi
Freepik
Ilustrasi covid-19-Angka penularan covid-19 di Indonesia sebagian disumbangkan dari klaster keluarga. 

TRIBUNKALTIM.CO-Angka penularan covid-19 di Indonesia sebagian disumbangkan dari klaster keluarga.

dr Jonathan Surentu mengatakan, klaster keluarga adalah seorang anggota keluarga terinfeksi virus, kemudian menularkan ke anggota keluarga lain.

"Sebagai contoh di Jakarta, dari total kasus 140.238, sebanyak 39 persen berasal dari klaster keluarga atau sebanyak 54.692 orang," katanya, di sela Health Talk Siloam Hospitals Manado bertajuk 'covid-19 Update', Jumat (4/12/2020).

Baca Juga: IDAI Khawatir Risiko Tinggi Lonjakan Kasus Corona Kala Ada Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah

Baca Juga: Angka Covid-19 di Kabupaten PPU Terus Meningkat, Kasus Baru Positif Corona Capai 8 Orang

Baca Juga: Kasus Covid-19 Terus Meningkat di PPU, Hari Ini Seorang Pelajar Ikut Terpapar Corona

"Tak jauh berbeda ditunjukkan dari di Bogor. Dari total kasus sebesar 3.501, sebanyak 46 persen adalah klaster keluarga (1.610 orang)," lanjutnya.

Menurut dr Jonathan, klaster keluarga semakin banyak, karena masyarakat membiarkan anak-anak bermain bersama di lingkungan kompleks, kegiatan berkumpul warga seperti arisan, rapat, bahkan acara ulang tahun.

Liburan juga termasuk. Piknik atau jalan-jalan ke tempat publik yang biasanya tidak menerapkan protokol kesehatan 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan.

"Penerapan protokol 3M menjadi tidak mudah diterapkan apabila di rumah sendiri," ucapnya.

Lantas, bagaimana caranya mencegah agar rumah bisa menjadi aman bagi seluruh anggota keluarga sehingga tidak ada lagi klaster keluarga?

Untuk itu cara yang bisa dilakukan adalah perhatikan ventilasi udara, buka jendela dan pintu agar udara segar mengalir.

"Kurangi interaksi dengan keluarga yang rentan dan sediakan kamar untuk anggota keluarga yang sakit.

Terakhir, selalau menjaga jarak dengan anggota keluarga lain yang rentan, seperti lansia, penyakit kronis dan balita.

Selain itu, selalu ganti baju setelah bepergian atau beraktivitas di luar rumah.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved