Breaking News:

Bawaslu Bontang Temukan Pelanggaran Saat Pemungutan Suara, Namun tak Akan Ubah Hasil Pilkada 2020

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bontang mendapati satu temuan pelanggaran saat proses pemungutan suara di Pilkada Bontang 9 Desember 2020 lalu.

Penulis: Ismail Usman | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN
Ketua Bawaslu Bontang, Nasrullah mendapati satu temuan pelanggaran saat proses pemungutan suara di Pilkada Bontang 9 Desember 2020 lalu. TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bontang mendapati satu temuan pelanggaran saat proses pemungutan suara di Pilkada Bontang 9 Desember 2020 lalu.

Ketua Bawaslu Bontang Nasrullah menyebutkan, satu temuan itu diduga melanggar undang-undang pemilihan.

“Iya ada satu warga yang kami dapat diduga melanggar,” ujar Nasrul, Jumat (11/12/2020).

Temuan ini, kata Nasrul, masih dalam tahap pengkajian.

Jika nantinya setelah dinyatakan terbukti melanggar, maka akan diberikan sanksi pidana.

Namun, lanjutnya, pelanggaran ini tentunya tidak akan mengubah hasil dari pemungutan suara Pilkada 2020.

“Iya kemungkinan pidana aja, tapi kalau mengubah hasil Pilkada tidak bisa,” tutur Nasrul.

Dari pengamatan Bawaslu, proses pemungutan suara Rabu (9/12/2020) kemarin, telah berlangsung kondusif.

Baca juga: Selisih 4 Ribu Suara Lebih, Bawaslu Samarinda Yakin Tidak Ada Gugatan ke Mahkamah Konstitusi

Baca juga: Hasil Pilkada Bulungan 2020, Bawaslu Sebut Pemungutan dan Penghitungan Suara Aman

Baca juga: Bawaslu Kukar Minta Masa Tenang jadi Momentum Terbaik Jelang Pencoblosan Pilkada 2020

Kejadian yang sebelumnya nyaris ricuh antar Tim pemenangan Pasangan Calon (Paslon) hanya bagian dinamika politik saat Pilkada.

“Alhamdulillah berjalan kondusif. Memang sempat sebelum pemilihan ada gesekan. Cuman perlu juga kita sadari bahwa itu adalah bagian dari demokrasi,” tuturnya.

Ia pun menegaskan, apabila masyarakat menemukan pelanggaran jangan segan-segan untuk melaporkan ke Bawaslu.

“Iya kalau ada langsung lapor. Biar kami tangani. Jangan main hakim sendiri. Kita harus sama-sama jaga kondusivitas sampai keputasan hasil Pilkada diumumkan KPU Bontang,” ucapnya.

(TribunKaltim.co/Ismail Usman)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved