Virus Corona di Balikpapan
Pantai Manggar Ditutup saat Libur Panjang, Disporapar Sebut Nominal Kerugian
Sejumlah objek wisata ditutup selama libur akhir tahun. Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan alami kerugian.
Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Sejumlah objek wisata ditutup selama libur akhir tahun. Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata atau Disporapar Balikpapan alami kerugian.
“Untuk pantai manggar jika dilakukan penutupan selama seminggu, bisa kehilangan pendapatan Rp 120 juta,” kata Kepala Disporapar Balikpapan, .
Namun, ia tak mempermasalahkan hal tersebut.
Baca juga: Objek Wisata Bakal Ditutup, Tiga Pantai di Balikpapan Ini Tak Bisa Jadi Destinasi Liburan
Baca juga: Kasus Covid-19 di Balikpapan Meningkat, Objek Wisata Akan Ditutup Saat Libur Panjang
Baca juga: Pendapatan Asli Daerah Pantai Manggar Balikpapan Lampaui Target
Menurutnya lebih baik jika objek wisata ditutup demi kepentingan bersama.
Mengingat, grafik perkembangan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 dan meninggal dunia di Kota Balikpapan, kembali meningkat sejak awal Desember lalu.
"Beberapa klaster mulai bermunculan lagi. Artinya penutupan ini memang perlu, dan kita tungggu surat edarannya," ujar Doortje.
Selain itu, pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata telah melebihi target meski masih berada di tengah pandemi.
“Kalau dari segi pendapatan kita sudah mencapai 141 persen PAD-nya, melebihi target. Jadi tak ada masalah,” jelaanya saat ditemui awak media.
Disinggung hal lain, untuk tahun 2021 berbagai inovasi akan dilakukan Disporapar untuk mencapai target Rp 4 miliar.
Baca juga: Poltekba Beri Bantuan AC Trainer Karya Mahasiswa untuk SMK Negeri 5 Balikpapan
Baca juga: Klaster Perusahaan Kembali Bermunculan, Satgas Covid-19 Kota Balikpapan Minta Perhatikan 3 Hal Ini
Baca juga: Kasatreskrim Polresta Balikpapan Sebut Banyak Korban Gendam tak Lapor Polisi, Pelaku Bisa Dipidana
Baca juga: GAWAT, Penyebaran Covid-19 di Balikpapan Kian Melonjak, Tercatat 50 Kasus Baru Positif Corona
Para pelaku pariwisata pun diminta untuk membuat terobosan diantaranya dengan memanfaatkan tekhnologi digital dalam meningkatkan pendapatan.
“Tahun depan targetnya dibuat normal sementara kondisi masih pandemi tentu harus ada usaha kreatif bagi pelaku bisnis dari sektor pariwisata,” imbuhnya.
(TribunKaltim.co/ Miftah Aulia)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/bakal-ditutup.jpg)