Meski Gubernur Tegas Batalkan 2 Event Tanpa Izin, Panitia Tetap Jalankan, Abaikan Protokol Kesehatan
Meski Gubernur Nurdin Abdullah menegaskan bahwa 2 event yang digelar di Kota Makassar tidak mengantongi izin sehingga harus dibatalkan tak dihiraukan
TRIBUNKALTIM.CO, MAKASSAR – Meskipun Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah menegaskan bahwa dua event yang digelar di Kota Makassar tidak mengantongi izin sehingga harus dibatalkan, tak dihiraukan panitia.
Kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan telah diminta untuk dibatalkan oleh Gubernur Sulsel.
Juru Bicara Gubernur Sulsel, Veronica Moniaga yang dikonfirmasi, Minggu (13/12/2020) mengatakan, lomba lari maraton yang digelar di Monumen Mandala memang sebelumnya mengundang Nurdin Abdullah untuk memberikan sambutan.
Namun, Gubernur Sulsel tidak menghadiri acara itu dan Nurdin Abdullah meminta agar acara tersebut dibatalkan.
Baca juga: Di Era New Normal ini, Berikut Tempat Wisata di Makassar yang Sudah Dibuka, Ada Pantai Losari
Baca juga: Dekat Pantai Losari & Wisata Kuliner, Tarifnya Mulai Rp 117 Ribu, Ini 5 Hotel Murah di Makassar
“Acara di Monumen Mandala itu, memang mengundang Gubernur Sulsel untuk membawakan sambutan.
Namun ditolak oleh Gubernur Sulsel, karena acara tersebut dapat menimbulkan kerumunan.
Bahkan Gubernur Sulsel meminta acara tersebut dibatalkan, namun pihak panitia tetap saja melaksanakan,” kata Veronica.
Veronica mengungkapkan, Nurdin Abdullah sempat mengonfirmasi acara lomba lari maraton di Monumen Mandala tersebut ke Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin.
“Pak Gubernur Sulsel sempat konfirmasi ke Wali Kota Makassar, katanya acara itu tidak berizin.
Jadi pihak panitia tidak mengantongi izin keramaian.
Pak Gubernur Sulsel meminta acara tersebut dibatalkan, tapi pihak panitia tetap saja menggelar acara tersebut,” jelasnya.
Terkait event lainnya yakni lomba renang di Pantai Losari, lanjut Veronica, Nurdin Abdullah mengaku tidak mengetahui acara tersebut.
“Kalau kegiatan lainnya di Makassar, pak Gubernur tidak mengetahuinya. Coba konfirmasi ke Pemerintah Kota Makassar,” jelasnya.
Saat ditanya terkait pembangkangan yang dilakukan penitia pelaksana beberapa event di Makassar, Veronica belum bisa memastikan langkah tegas selanjutnya yang diambil oleh Gubernur Sulsel.
Baca juga: CARA Cepat Lihat Quick Count Hasil Pilkada 2020 di Seluruh Indonesia Via Login Sirekap, Ada Makassar
Baca juga: NEWS VIDEO Bukannya Takut, Buaya Muara Malah Dijadikan Mainan oleh Anak-anak di Makassar
Baca juga: Warung Coto Makassar di Gunung Lipan tak Terselamatkan, Api Mengamuk, Namun Tidak Ada Korban Jiwa
“Saya coba koordinasi dengan tim Gugus Tugas Covid-19 Makassar dan Sulsel dulu ya, apa langkah selanjutnya yang akan dilakukan setelah terjadinya kerumunan massa dua event itu,” tambahnya.
Sementara itu, Kasubag Humas Pemkot Makassar, Hamzah Bakri Muhammad yang dikonfirmasi membantah jika event tersebut digelar oleh Pemkot Makassar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/abaikan-protokol-kesehatan-di-kerumunan-massa.jpg)