Breaking News:

Kabar Gembira, 14 Ribu Pegawai Pemkab Kukar Non Pegawai Negeri Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Kabar gembira buat Pegawai Pemerintahan Non Pegawai Negeri (PPNPN) di Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) yang mendapat jaminan kecelakaan

HO/PROKOM SETKAB KUKAR
Penyerahan simbolis kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada PPNPN di Pendopo Odah Etam Tenggarong. 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG– Kabar gembira buat Pegawai Pemerintahan Non Pegawai Negeri (PPNPN) di Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) yang mendapat jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian usai didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan.

Penyerahan simbolis dilakukan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Kukar Akhmad Taufik Hidayat di Pendopo Odah Etam Tenggarong.

Dilansir dari laman resmi Pemkab Kukar, Akhmad Taufik Hidayat membacakan sambutan Bupati Kukar Edi Damansyah, yang berterima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan atas kerja sama untuk memberikan perlindungan ketenagakerjaan dan perlindungan sosial untuk PPNPN.

Melalui BJPS Ketenagakerjaan, Pemkab Kukar memberikan perlindungan tenaga kerja berupa Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian.

Ke depannya akan dilanjutkan perlindungan jaminan hari tua (JHT) dan jaminan pensiun.

"Dengan adanya perlindungan ini, kinerja pegawai Non ASN bisa lebih maksimal lagi ke depannya," ucapnya, Selasa (15/12/2020).

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Samarinda Cep Nandi Yunandar, mengapresiasi atas kesediaan Pemkab Kukar yang telah memberikan perlindungan ketenagakerjaan kepada pegawai Non ASN.

Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Gelar Webinar Tiga Tahap, Berikut Tujuannya

Baca juga: Viral di WhatsApp, Nunggak Bertahun-Tahun Cukup Bayar 6 Bulan Bisa Berobat, Respon BPJS Kesehatan

Dengan demikian bila terjadi kecelakaan kerja, atau kematian akibat kerja, maka ahli waris mendapatkan santunan sebesar 48 kali upah dan dua anak akan mendapatkan beasiswa dari SD sampai kuliah.

"Total ada empat belas ribu pegawai," bebernya.

BPJS Ketenagakerjaan juga menyerahkan santunan kematian sebesar Rp 42 juta kepada ahli waris dari almarhumah Asmara Juwita.

"Ke depan diharapkan Pemkab Kukar bisa mengikutsertakan dua program lainnya, yakni Jaminan Hari Tua (JHT) dan pensiun. Ini awal yang baik. Mudah-mudahan ke depannya bisa lebih bagus lagi tidak hanya di lingkup Pemkab Kukar, tapi juga di tingkat RT/RW," imbuhnya. 

(TribunKaltim.co/Sapri Maulana)

Penulis: Sapri Maulana
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved