Selasa, 14 April 2026

Jalin Silturahmi, Ketua DPRD dan MUI Kutai Kartanegara Sambangi Kantor Pemkab Paser

Ketua DPRD, Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan organisasi keagamaan Nahdlatul Ulama (NU) Kutai Kartanegara menjalin silaturahmi di Pemerintah Daerah Ka

Penulis: Syaifullah Ibrahim |
TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM
Kunjungan Ketua DPRD bersama MUI Kabupaten Kutai Kartanegara dalam menjalin silaturahmi antar daerah. TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER- Ketua DPRD, Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan organisasi keagamaan Nahdlatul Ulama (NU) Kutai Kartanegara menjalin silaturahmi di Pemerintah Daerah Kabupaten Paser.

Pemerintah Kabupaten Paser (Pemkab) menerima kunjungan tersebut di ruang Sadurengas kantor Bupati Paser, Kamis (17/12/2020).

Plt Kabag Kesra Setda Paser Alwi yang mewakili Pemkab Paser, mengapresiasi kunjungan rombongan dari Kutai Kartanegara ini, dalam mempererat tali silaturahmi antara Pemerintah Daerah.

Ia menilai momen ini bisa dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi dan saling bertukar informasi mengenai pengelolaan kegiatan keagamaan antar dua daerah.

"Kedatangan rombongan ini bisa saling berbagi informasi tentang tata cara pengelolaan pemerintahan dalam mengelola dan mengatasi permasalahan ummat antar kedua daerah," ungkapnya.

Alwi melanjutkan, Pemerintah Kabupaten Paser merasa bangga dengan adanya kunjungan dari daerah lain, karena ia menilai Kabupaten Kukar lebih maju dalam hal pengelolaan kegiatan keagamaan.

“Kami merasa bangga, dengan adanya kunjungan dari daerah lain apalagi dari daerah Kukar. Ini merupakan suatu penghargaan bagi kami," jelasnya.

Alwi menambahkan, yang patut di contoh dari Kabupaten Kukar ini salah satunya keberhasilan di ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) yang sering meraih juara umum.

"Hal yang patut dicontoh dari Kabupaten Kukar ini misalnya saja, seperti keberhasilan Kukar di ajang MTQ yang sering berhasil meraih juara umum sedangkan untuk Kabupaten Paser sendiri berada di urutan ke 2 dari atas, ini yang harus kami pacu lagi," ujarnya.

Dalam pertemuan ini, Alwi memaparkan kondisi terkini Kabupaten Paser.

Sama seperti daerah lainnya, Kabupaten Paser baru saja menggelar Pilkada 9 Desember 2020 dan kegiatan tersebut berjalan lancar dan aman.

Selain itu, di akhir tahun ini Kabupaten Paser akan berusia 61 tahun, tepatnya pada 29 Desember 2020.

Sementara pada Februari 2021, masa pemerintahan Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi akan berakhir.

Alwi menerangkan sinergitas Pemerintah Daerah dengan Majelis Ulama dan ormas keagamaan sebagai kunci dalam mengatasi segala problematika di tengah masyarakat.

Baca juga: Habib Rizieq Tersangka, Waketum MUI Minta Polisi Jangan Tebang Pilih, Jerat Semua Pembuat Kerumunan

Baca juga: MUI dalam Penetapan Fatwa Soal Vaksin Covid-19, Tunggu Satu Dokumen dari Sinovac untuk Pertimbangan

“Dengan sinergitas itu, hampir tidak ada masalah yang tidak dapat dikendalikan,” ujar Alwi.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved