Atap Rumah Terbang, Nenek Arfiah yang Menderita Stroke Selamat dari Terjangan Angin Puting Beliung
Saat kejadian itu, Nenek Arfiah bersama cucunya. Ia sedang berwudhu di ruang belakang rumah untuk melaksanakan solat ashar.
TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Rumah Nenek Arfiah ( 85) korban bencana angin puting beliung, yang mengidap stroke itu kini diperbaiki. Jumat(18/12/20)
Saat kejadian itu, Nenek Arfiah bersama cucunya. Ia sedang berwudhu di ruang belakang rumah untuk melaksanakan sholat ashar.
"Waktu itu nenek di belakang mau wudhu, jadi alhamdulillah selamat," ucap Isna anak Nenek Arfiah.
Baca juga: NEWS VIDEO Setelah Rusak Disapu Angin Puting Beliung, Rumah Nenek Arfiah Diperbaiki oleh Warga
Baca juga: NEWS VIDEO Angin Puting Beliung di Sangatta, Saksi: Angin Langsung Datang Lalu Hujan Deras
Baca juga: BREAKING NEWS Puluhan Rumah di Sangatta Utara Kutim Rusak Disapu Angin Puting Beliung
Ketika kembali ke ruang depan, Nenek Arfiah melihat rumahnya sudah tidak memiliki atap.
"Katanya waktu kembali semua sudah terang, baju basah semua. Soalnya kan hujan deras waktu itu," ujar Isna.
Para warga bergotong royong memperbaiki rumah Nenek Arfiah setelah Solat Jumat.
"Tadi setelah Solat Jumat warga di sini gotong royong," kata Isna.
Sebelum diperbaiki Nenek Arfiah dan keluarganya tetap tinggal di rumah tersebut dengan atap yang diganti terpal.
"Kemarin-kemarin ya ditutupin pakai terpal, kalau hujan kita ke ruangan yang tidak kena air hujan. Di rumah juga ada 10 orang," tutur Isna.
Warga iuran untuk memperbaiki rumah Nenek Arfiah dan rumah lainnya. Tetapi ada pula bantuan atap rumah dari salah satu pejabat di Kutai Timur.
Baca juga: Akibat Angin Puting Beliung, 4 Bangunan di Buluminung Rusak Termasuk SMPN 25 PPU
Baca juga: 10 Rumah di Kelurahan Riko PPU Rusak Akibat Angin Puting Beliung
Baca juga: Prakiraan Cuaca Minggu 16 Agustus 2020, Waspada Petir dan Angin Puting Beliung di Sejumlah Wilayah
Bencana Angin Puting Beliung merusak rumah-rumah warga di Gang Rejeki 5 dan 7 pada Selasa (15/12/20) lalu.
Sebanyak 40 rumah warga rusak dengan kerusakan didominasi oleh atap rumah yang terbang dibawa angin puting beliung.
Para warga bergotong royong memperbaiki rumah-rumah warga yang rusak itu.
TRIBUNKALTIM.CO/Dini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/dibantu-warga-perbaiki-rumah.jpg)