Sabtu, 25 April 2026

INNALILLAAHI, Mantan Kepala Dinas Kesehatan Kukar Meninggal Dunia Akibat Terinfeksi Covid-19

Kabar duka datang dari mantan pejabat di Kabupaten Kutai Kartanegara. Mantan Kepala Dinas Kesehatan Kukar dr Emmy Dasimah dikabarkan meninggal dunia

FACEBOOK/PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Ucapan belasungkawa disampaikan pihak Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara atas kepergian Mantan Kepala Dinas Kesehatan Kutai Kartanegara (Kukar), dr Emmy Dasimah, lewat akun resmi Pemkab Kukar, Minggu (20/12/2020) 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Kabar duka datang dari mantan pejabat di Kabupaten Kutai Kartanegara.

Mantan Kepala Dinas Kesehatan Kukar dr Emmy Dasimah dikabarkan meninggal dunia akibat covid-19  

Alamarhumah meninggal di Kukar, namun bakal dimakamkan di Balikpapan karena dekat dengan pihak keluarganya.

Ucapan belasungkawa diunggah langsung melalui akun resmi Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara di Facebook.

"Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara mengucapkan turut berduka cita atas wafatnya dr. Emmy Dasimah.
Semoga Almarhum Husnul Khotimah, diampuni segala dosa-dosanya dan diterima di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.
Aamiin yaa Robbal Aalamiin...," tulis akun resmi Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, Minggu (20/12/2020)

Juru Bicara Satgas covid-19 Balikpapan, Andi Sri Juliarty mengatakan, kabar duka datang dari Mantan Kadinkes Kutai Kartanegara dr Emmy Dasimah.

Setelah sempat menjalani perawatan, perempuan tersebut dinyatakan meninggal dunia akibat terinfeksi covid-19.

"Meninggal dunia di Kukar karena Covid-19. Tetapi dimakamkan di Balikpapan karena keluarga ada di sini," ucapnya.

Sementara itu, kasus covid-19 di Balikpapan masih tinggi bahkan terus melonjak sampai sekarang.

Kasus klaster migas menyumbangkan angka terbanyak pasien terkonfirmasi positif covid-19 di Balikpapan.

Melalui data yang dibagikan Satuan Tugas (Satgas) covid-19 kota Balikpapan, terdapat 57 kasus baru hari ini, Minggu (20/12/2020).

Sebanyak 22 pasien di antaranya merupakan pekerja migas.

"Kasus klaster migas sangat meningkat. Jumlah penambahan kasus tersebut dari beberapa perusahaan migas," ujar Juru Bicara Satgas covid-19 kota Minyak, Andi Sri Juliarty.

Andi Sri Juliartry mengatakan, gelaran resepsi pernikahan di kawasan Sepinggan, Balikpapan Selatan yang tidak menerapkan protokol kesehatan pencegahan Virus Corona, bertambah menjadi 16 orang.

Baca juga: Tekan Lonjakan Kasus Covid, Walikota Balikpapan Beri Sanksi Pelanggar Prokes Hingga Penutupan Usaha

Baca juga: Tujuh Guru Terpapar Covid-19, Walikota Balikpapan Bakal Evaluasi Rencana Buka Sekolah Tatap Muka

"Masih ada yang belum nampak di aplikasi allrecord. Ada yang dirawat di RS dan sebagian besar isolasi di embarkasi," ungkapnya.

Dari angka penambahan kasus tersebut, kata Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan tersebut, terdapat satu klaster keluarga.

Mereka merupakan pelaku perjalanan keluarga dari Makassar dan satu pelaku perjalanan dari Jakarta.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved