Virus Corona
Respon Komite Penanganan Covid-19 Soal Vaksin Sinovac, Tak Ada Info Resmi WHO, Banyak Negara Pesan
Respon Komite Penanganan Covid-19 soal vaksin Sinovac, tak ada info resmi WHO, banyak negara pesan
Bahkan, Mesir juga sedang bernegosiasi untuk bisa memproduksi vaksin Sinovac di Mesir.
Sementara itu, Wartakotalive.com menulis berita itu bersumber dari website Al Jazeera yang menampilkan data dalam bentuk info grafis.
Dalam data yang ditempilkan Al Jazeera tersebut disebutkan bersumber dari Reuters dan WHO.
Inilah data yang dikutip Wartakota.tribunnews.com yang ditampilkan di website Al Jazeera.com.
.

Berita Sebelumnya
Sebanyak 1,2 juta vaksin Sinovac buatan China telah tiba di Indonesia.
Presiden Joko Widodo alias Jokowi pun langsung menyampaikan kabar yang ia nilai sebagai kabar baik tersebut.
“Saya ingin menyampaikan kabar baik. Hari ini pemerintah sudah menerima 1,2 juta dosis vaksin covid-19. vaksin ini buatan Sinovac yang kita uji secara klinis di Bandung sejak Agustus 2020,” kata Jokowi, Minggu (6/12/2020).
Berdasarkan informasi yang didapat Warta Kota dari berita Al Jazeera, dari 20 negara yang telah tercatat memesan vaksin Virus Corona, memang baru Indonesia yang memesan vaksin Sinovac.
Al Jazeera juga mengungkap data bersumber dari Reuters dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dari 10 jenis vaksin yang siap edar, ternyata vaksin Sinovac memiliki pengaruh terhadap imunitas tubuh yang paling rendah (low).
Bukan itu saja, China dan Rusia juga dua negara yang dinilai sangat berani karena telah memproduksi vaksin meski uji klinis tahap 3 belum selesai.
Media berbasis di Doha, Qatar, mengungkap data hasil riset terkait pengaruh 10 jenis vaksin terhadap imunitas tubuh.
Hasilnya, vaksin Sinovac pengaruhnya masuk kategori low (rendah), sementara beberapa merek vaksin lain masuk kategori moderat atau 94-95 persen seperti vaksin Pfizer dan Moderna.
Pfizer dan Moderna adalah vaksin buatan Amerika Serikat.