Minggu, 17 Mei 2026

News Video

NEWS VIDEO Kabar Mengejutkan Nama Putra Jokowi Terseret Kasus Bansos Juliari Batubara

Ada kabar mengejutkan nama Putra Jokowi terseret kasus Bansos Juliari Batubara, dugaan perannya diungkap

Tayang:
Editor: Djohan Nur

TRIBUNKALTIM.CO - Ada kabar mengejutkan nama Putra Jokowi terseret kasus Bansos Juliari Batubara, dugaan perannya diungkap.

Kasus korupsi dana bantuan sosial ( bansos) covid-19 yang melibatkan Menteri Sosial ( Mensos) Juliari Batubara terus bergulir.

Terbaru, nama putra Presiden Joko Widodo ( Jokowi) Gibran Rakabuming turut disebut-sebut dalam pusara korupsi tersebut.

Hal ini langsung menuai komentar dari politikus PKS Mardani Ali Sera dan Partai Demokrat Andi Arief.

Pemberitaan Majalah Tempo edisi terbaru membuat masyarakat terpengarah.

Pasalnya, dalam laporan berjudul 'Upeti Bansos untuk Tim Banteng' muncul nama putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka.

Baca juga: Terjawab, Penejelasan BIN Soal Operasi Delima & Intelejen yang Ditangkap FPI Buntuti Habib Rizieq

Baca juga: Video Syur 19 Detik, Saran Pakar Cocokkan Gambar Gisel 3 Tahun Lalu, Saat Jadi Istri Gading Marten

Baca juga: Respon Komite Penanganan Covid-19 Soal Vaksin Sinovac, Tak Ada Info Resmi WHO, Banyak Negara Pesan

Baca juga: Terjawab, Dugaan Lion Air Tergelincir di Bandara Lampung, Kabar 125 Penumpang, Klarifikasi Maskapai

Disebutkan dalam laporan tersebut, Gibran memberikan rekomendasi pengadaan kantong bantuan sosial diberikan untuk PT Sritex.

Padahal, sebelumnya, direncanakan pengadaan kantong bansos tersebut untuk pelaku UMKM.

Gibran, dalam laporan itu, diistilahkan sebagai 'anak pak lurah'.

Pak Lurah, menurut Tempo, mengacu kepada presiden Joko Widodo.

Dalam laporan itu juga Tempo mengungkap dugaan dana korupsi bantuan sosial Juliari Batubara mengalir untuk kepentingan partai politik, dalam hal ini PDI Perjuangan.

"Kalau benar Gibran ada dalam skema bancakan peggadaan bansos, Pak Jokowi semestinya tahu apa yang sekarang harus dia lakukan," tulis Andi Arief dalam akun Twitternya, dikutip Wartakotalive.com.

Andi Arief pun meminta supaya KPK memberikan klarifikasi atas pemberitaan yang diterbitkan oleh Majalah Tempo tersebut.

"KPK perlu klarifikasi soal ini," imbuhnya.

Ramainya perbincangan soal Gibran bahkan sempat menjadi tending topik Twitter Indonesia.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved