Penanganan Covid

Menkes: Presiden Sangat Sayang Kepada Tenaga Kesehatan

Dalam menanggulangi Pandemi covid-19, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sangat menyayangi para tenaga kesehatan.

Editor: Samir Paturusi
KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan dalam menanggulangi Pandemi covid-19, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sangat menyayangi para tenaga kesehatan. 

TRIBUNKALTIM.CO-Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan dalam menanggulangi Pandemi covid-19, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sangat menyayangi para tenaga kesehatan.

Karena itu, Presiden memintanya untuk hati-hati dalam menyiapkan vaksinasi kepada tenaga kesehatan.

"Arahan Bapak Presiden mohon agar dilakukannya dengan bertahap dan hati-hati. Bapak Presiden menyampaikan kepada saya pribadi bahwa beliau sangat sayang kepada petugas tenaga kesehatan ini. Jadi walaupun katanya bisa dilakukan cepat, coba di lakukan secara bertahap dan hati-hati," kata Budi dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa, (29/12/2020).

Baca juga: Meski Pandemi Covid-19, Produksi Ikan di Kutai Kartanegara Tetap Meningkat

Baca juga: NEWS VIDEO Alat Deteksi Covid-19 Buatan UGM GeNose Akan Diproduksi Ribuan Unit pada Awal 2021

Baca juga: UPDATE Virus Corona di Samarinda, Penambahan 36 Kasus Positif Covid-19 dan 1 Orang Meninggal Dunia

Selain itu, menurutnya Presiden berpesan agar vaksinasi tahap pertama diberikan kepada tenaga kesehatan yang berada di 34 provinsi di Indonesia, bukan hanya provinsi-provinsi tertentu saja.

Karena para tenaga kesehatan tersebut merupakan garda terdepan dalam memerangi pandemi covid-19 di daerahnya masing-masing.

"Beliau juga ingin menyampaikan, titip ini harus dilakukan di seluruh Indonesia berbarengan. karena siapapun dia tenaga kerja tenaga kesehatan ini baik dia berlokasi di Aceh, berlokasi di Jogja, berlokasi di Papua, mereka adalah sama-sama Garda terdepan yang paling penting untuk kita menghadapi pandemi covid-19 ini. jadi arahannya kita akan lakukan berbarengan di 34 provinsi," katanya.

Baca juga: UPDATE Virus Corona di PPU, Jelang Tahun Baru Bertambah 24 Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19

Baca juga: Imbas Peningkatan Kasus Covid-19, Tahun ini Arus Mudik Turun Drastis di Malinau

Baca juga: Cegah Covid-19, Satpol PP Kutim Kerahkan 60 Personel Amankan Tahun Baru, Sasar Hotel, Cafe dan Resto

Menkes memastikan bahwa pemberian vaksin kepada petugas kesehatan hanya akan dilakukan, apabila telah ada izin penggunaan darurat atau Emergency used Authorization (EuA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Karena kita percaya sekali bahwa data science itu yang akan jadi pegangan kita. BPOM juga sudah bekerja baik dengan Kementerian Kesehatan, sudah berbicara dengan otoritas di Turki, otoritas di Brazil sudah bicara otoritas di Cina, saya percaya BPOM bisa mengambil keputusan yang independen dan berdasarkan kepada science," katanya.

Baca juga: UPDATE Virus Corona di Kaltara, Nihil Kasus Meninggal Dunia, Total Positif Covid-19 Capai 3.684

Baca juga: Dispopar Bontang Larang Pengunjung Nginap di Beras Basah, Tunggu Kasus Covid-19 Reda

Baca juga: UPDATE Virus Corona di Balikpapan, Pasien Positif Covid-19 Meningkat, Didominasi Warga Anak Muda

Catatan Redaksi:

Bersama-kita lawan virus corona.

Tribunnews.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Menkes: Presiden Sangat Sayang Kepada Tenaga Kesehatan, https://www.tribunnews.com/corona/2020/12/30/menkes-presiden-sangat-sayang-kepada-tenaga-kesehatan

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved