Ceceran Batubara Cemari Pantai Kenyamukan di Kutim, Manajer PT KPC: Bukan dari Aktivitas Kami
Beberapa hari yang lalu terdapat ceceran batubara di pinggir Pantai Kenyamukan, Kecamatan Sangatta Utara, Kutai Timur, Kalimantan Timur. Ketika didat
TRIBUNKALTIM.CO,SANGATTA- Beberapa hari yang lalu terdapat ceceran batubara di pinggir Pantai Kenyamukan, Kecamatan Sangatta Utara, Kutai Timur, Kalimantan Timur.
Ketika didatangi kembali pada Rabu (30/12/20) siang masih terdapat ceceran itu.
Yordhen Ampung, Manager External Relations PT Kaltim Prima Coal mengatakan bahwa ceceran batubara tersebut bukan dari aktivitas bongkar muat KPC.
Baca juga: Tulipe Bar di Golden Tulip Balikpapan, Sensasi Bersantai Ala Pulau Dewata
Baca juga: Siapkah Sekolah Pembelajaran Tatap Muka? Kadisdikbud Balikpapan Muhaimin Angkat Bicara
Baca juga: Belajar Tatap Muka Januari 2021, Orangtua Siswa di Penajam Sepenuhnya Serahkan ke Pemkab PPU
"Bukan dari kami, karena ukuran batubara yang ditemukan berbentuk bongkahan besar dan sedang, sementara batubara KPC semuanya berukuran kecil karena telah dipecahkan di crusher di Coal Processing Plant (CPP) sebelum dikirim ke pelabuhan dengan overland conveyor," ungkapnya.
Menurut Yordhen Ampung, jarak kegiatan bongkar muat batubara KPC dengan Pantai Kenyamukan sejauh 6 kilometer lebih.
"Bagian pantai yang lebih dekat dengan aktivitas bongkar muat batubara KPC sepanjang 6 KM, terpantau sangat bersih dan tidak ditemukan ada serpihan batubara," ucapnya.
Ia juga mengatakan muara sungai Kenyamukan sisi utara terlihat bersih.
"Termasuk juga di area muara Sungai Kenyamukan sisi utara, terpantau bersih tidak ada ceceran batubara," tutur Yordhen.
Pihak KPC melakukan pengecekan langsung itu pada 28-29 Desember lalu.
"Kami Senin-Selasa kemarin melakukan pengecekan. Kami temukan sumber ceceran batubara di sekitar area proyek penimbunan Pantai Kenyamukan," ujar Yordhen Ampung.
Baca juga: NEWS VIDEO Terdapat Ceceran Batubara di Pantai Kenyamukan Kutim, KPC: Bukan dari Aktivitas Kami
Baca juga: Solusi Kebutuhan Lahan TPS di Sangatta Kutim Terus Meningkat, KPC Tawarkan Alat Pengolah Sampah
Selain itu pihak KPC juga melihat langsung di area tersebut terdapat bongkahan yang berukuran 20-30 cm.
"Kami lihat langsung dan menemukan bongkahan batubara 20-30 cm. Sedangkan di sisi pantai berpasir yang terkena pasang surut air laut kondisinya jauh lebih bersih dari bongkahan/serpihan batubara. Area penimbunan dan pantai asli dipisahkan tumpukan batu limestone sebagai batas," ucapnya.
(TribunKaltim.co/Dini Anggita)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/salah-satu-bongkahan-batubara-muda-di-pinggir-pantai-kenyamukan-tercecer.jpg)