Jumat, 17 April 2026

Virus Corona di Balikpapan

Penularan Covid-19 Lebih Cepat, Pelabuhan dan Bandara di Balikpapan Diperketat

Kecepatan penularan covid-19 di Kota Balikpapan lebih tinggi saat ini jika dibandingkan dengan penularan covid-19 beberapa waktu lalu.

TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Walikota Balikpapan Rizal Effendi dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty. TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Juru Bicara Satgas covid-19 Balikpapan, Andi Sri Juliarty mengatakan penularan covid-19 terjadi lebih cepat kali ini.

Ia berujar kecepatan penularan covid-19 di Kota Balikpapan lebih tinggi saat ini jika dibandingkan dengan penularan covid-19 beberapa waktu lalu.

"Ini terjadi Nasional. Klasternya juga sudah bercampur, meluas ke keluarga, perkantoran, dan lainnya," ujarnya, Kamis (31/12/2020).

Baca juga: Belajar Tatap Muka Januari 2021, Orangtua Siswa di Penajam Sepenuhnya Serahkan ke Pemkab PPU

Baca juga: Asusila di Samarinda, Wanita 17 Tahun Dirudapaksa 3 Pemuda, Modus Menginap di Rumah Teman

Baca juga: Diduga Sakit Hati, Pria dari Berau Nyaris Lakukan Pembunuhan di Acara Pernikahan Mantan Istri Siri

Selain itu pemberlakuan rapid test antigen bagi pelaku perjalanan juga mempercepat deteksi kasus covid-19.

“Ya betul juga. Beberapa hari terakhir juga didapatkan sejumlah kasus yang terdeteksi dari rapid test antigen pelaku perjalanan,” katanya.

Upaya tersebut dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan jumlah kasus yang terus meningkat ketika memasuki liburan panjang tahun baru.

Baca juga: 36 Pasien Covid-19 di Kutim Terkonfirmasi Sembuh, Kini Meningkat Jadi 3.521 Kasus

Baca juga: Kasus Baru Terkonfirmasi Positif Covid-19 Tambah 18 Orang di PPU

Baca juga: Pandemi Covid-19 Menghantui Dunia hingga Akhir 2020, WHO: Tampaknya Takdir Covid-19 Menjadi Endemik

Di antaranya dalam mengantisipasi lonjakan jumlah pendatang baik dari dalam maupun luar negeri.

Untuk itu, Satgas covid-19 Balikpapan menyambut baik kebijakan Pemerintah Pusat terkait pembatasan sementara kedatangan warga negara asing (WNA).

"Saya kira Balikpapan tidak masalah, karena memang pada dasarnya Balikpapan juga tidak ada penerbangan internasional," tutur Walikota Balikpapan, Rizal Effendi.

Namun demikian, pihaknya tetap memperketat pengawasan lalu lintas penumpang di kawasan bandara dan pelabuhan.

Baca juga: Meski Digratiskan, Pemerintah Diingatkan untuk Pastikan Keamanan Vaksin Covid-19

Baca juga: Dapat Lampu Hijau dari BPOM, Biofarma Akan Produksi 100 Juta Vaksin Covid-19

Baca juga: Ekonomi 15 Negara Ini Diklaim Tetap Tumbuh Meski Belum Ada Vaksin Covid-19

Pengawasan yang dilakukan terhadap penumpang yang datang dari luar Kota Balikpapan, sebagai upaya pencegahan terhadap potensi peningkatan kasus.

Terlebih penerapan rapid test antigen atau PCR sebagai syarat masuk ke wilayah Kaltim, sesuai dengan surat edaran Gubernur Kaltim.

"Kalau pun ada, mereka yang masuk ke Indonesia melalui Jakarta, Surabaya atau Bali. Sehingga kalau ke Balikpapan sudah melakukan pemeriksaan kesehatan di tempat keberangkatannya," pungkasnya.

(TribunKaltim.Co/ Miftah Aulia)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved