Breaking News:

Buaya Kembali Terkam Warga di Bontang, Masyarakat Sekitar Akui Trauma Berenang

Buaya kembali terkam warga di Bontang, masyarakat sekitar akui trauma berenang

Penulis: Ismail Usman
Editor: Christoper Desmawangga
TribunKaltim.Co/Ismail Usman
Bachtiar (46), paman korban terkaman buaya di Bontang. TribunKaltim.Co/Ismail Usman 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Buaya kembali terkam warga di Bontang, masyarakat sekitar akui trauma berenang.

Peristiwa bocah yang diterkam buaya, pada Rabu (30/12/2020) pukul 17.00 wita sore, membuat sejumlah warga trauma untuk kembali berenang

Padahal, aktivitas berenang di saat air pasang, telah menjadi hiburan bagi para warga Kampung di atas laut Selambai Loktuan, Bontang Utara.

"Hari itu juga kami berenang dengan anak-anak disini. Cuman kami disebelah. Kita disini memang sering berenang tiap air laut pasang," kata Bachtiar (46) saat disambangi dilokasi kejadian, Selambai Ujung, Rt 01, Loktuan Bontang Utara, Kamis (31/12/2020). 

Baca juga: Patroli Gabungan Malam Pergantian Tahun Baru 2021, Pemkot Bontang Pastikan Tak Ada Perayaan

Baca juga: 15 Personel Polres Bontang Terpapar Covid, Salah Satunya Meninggal Dunia, Kapolres: Jangan Sepelekan

Baca juga: Kronologi Bocah Selambai Bontang Melepakan Diri dari Terkaman Buaya Berukuran 2,5 Meter

"Kerena kejadian kemarin kita kapok dulu berenang, minimal satu bulan stop dulu."

Bachtiar diketahui merupakan paman Andi Amin, korban terkaman predator buas tersebut.

Ia pun juga sempat berada dilokasi, saat korban mendapatkan serangan dari buaya itu.

Bachtiar mengatakan, sebenarnya disini ada papan pemberitahuan larangan untuk tidak berenang.

Numan, hal itu sulit untuk diindahkan.

Pasalnya, anak-anak di Selambai telah terbiasa setiap sore berenang rame-rame jika air laut pasang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved