Breaking News:

Berita Bontang Terkini

Harga Kedelai Meroket, Produsen Tahu dan Tempe di Bontang Pasrah, Terima Nasib Pendapatannya Turun

Kenaikan harga kedelai memberikan dampak bagi pelaku usaha pembuat tahu dan tempe di daerah, tak terkecuali di Bontang, Kalimantan Timur.

TRIBUNKALTIM.CO / ISMAIL
Pemilik pabrik tahu tempe menunjukkan kedelai dan tempe yang siap jual. (TRIBUNKALTIM.CO / ISMAIL) 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG – Kenaikan harga kedelai memberikan dampak bagi pelaku usaha pembuat tahu dan tempe di daerah.

Di Bontang khususnya, salah satu pabrik pembuatan tahu dan tempe terpaksa harus menyesuaikan harga produksi dengan biaya bahan baku yang saat ini meroket.

Salah satunya pemilik pabrik tahu dan tempe, Mudawan mengungkapkan kenaikan harga kedelai perkarungnya mencapai Rp 130.000 ribu.

Biasanya harga normal hanya Rp 360 ribu per karung, kini sekarang naik hingga Rp490 ribu.

"Karena harga kedelai naik, jadi terpaksa kita juga naikan harga tahu dan tempe. Kenaikan kali ini paling terasa, naiknya derastis," tuturnya.

Baca juga: Kasus Baru Positif Covid-19 Capai 36 Orang di Nunukan, Didominasi dari Transmisi Lokal

Baca juga: Pembelajaran Tatap Muka di Paser Tak Dibenarkan, Simak Penjelasan Kadisdikbud Paser

Baca juga: Live Streaming RCTI Liga Italia, AC Milan vs Juventus, Misi Ganda Ronaldo Cs, Pioli Tak Ambil Pusing

Saat ditemui di Pabriknya, Jalan A yani, Gang Rawa Indah Kelurahan Api-api, Bontang. Selasa (05/1/2021).

Akibat kenaikan harga bahan baku yang signifikan, Mudawam mengaku harus rela memangkas keuntungannya hingga 30 juta perbulan.

“Satu truk itu, ada kenaikan sampai Rp. 3 juta, datang lagi naik lagi segitu. Jadi dalam sebulan itu, memang masih untung, tapi kalo di hitung keuntungan terpotong sampe Rp.30 juta,” jelasnya.

Baca juga: Jembatan Kayu Desa Sebulu Ilir Hanya Alternatif, Kadis PU Kukar: Perlu Jembatan Permanen

Baca juga: Aktivitas Digital Masyarakat Naik Selama Libur Pergantian Tahun, Trafik Data XL Axiata Melonjak 70%

Baca juga: Disindir Sule Karena tak Masak Natahlie Holscher tak tinggal Diam, Ayah Rizwan Buru-buru Ganti Topik

Dibeberkan Mudawan, harga tahu per embernya kini sekarang dijual Rp 85.000 ribu. Padahal harga normal biasanya hanya Rp 80.000 ribu.

Sementara untuk harga eceran tahu Rp 3.000, kini juga naik Rp. 4.000.

"Kami naikin 5.000 per embernya. Begitu juga harga tempe dari 8.000 naik hingga 9.000,” ujarnya.

Meskipun begitu, pihaknya telah memberikan pengertian kepada seluruh pelanggan. Mulai dari pelaku usaha makanan, hingga penjual eceran.

“Sudah kami tanyakan, mau ukuran yang dikecilin, atau dinaikkan harganya. Dan mereka mengerti, kalau harganya naik, jadi ukuran tetap sama. Yang penting mutunya, kami pastikan berkualitas,” tandas Dawam. (Tribunkaltim.co/Ismail Usman)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved