Virus Corona di Kubar
Kasus Covid-19 di Kubar Kian Melonjak, Pemkab Kubar Rencana Terapkan PSBB
Pemerintah Kabupaten Kutai Barat bersama Tim Gugus Tugas covid-19 kembali menggelar rapat koordinasi yang dilaksanakan secara virtual. Rakor ini dige
Penulis: Zainul |
TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR- Pemerintah Kabupaten Kutai Barat bersama Tim Gugus Tugas covid-19 kembali menggelar rapat koordinasi yang dilaksanakan secara virtual.
Rakor ini digelar untuk menyikapi lonjakan kasus terkonfirmasi positif covid-19 yang semakin bertambah di Kutai Barat.
Dalam rapat yang dipimpin Sekretaris Daerah Kubar Ayonius tersebut, Dinas Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kubar dan dinas terkait lainnya diminta untuk kembali aktif melakukan upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19.
Baca juga: Pelaku Pembacokan Pria Paruh Baya Idap Skizofrenia, Merasa Dikucilkan Hingga Picu Aksi Brutal
Baca juga: Program Semar Mesem Bawa Mulyono Jadi Camat Terbaik Se-Kaltim dengan Hadiah 10 Gram Emas
Baca juga: Pemkab PPU Ajukan Permohonan Bangun Pasar di Desa Sukaraja Sepaku untuk Sokong Kawasan IKN
"Mulai sore ini BPBD Kubar harus kembali lebih aktif lagi bersama dinas dan instansi terkait lainnya dalam menyikapi peningkatan kasus covid-19 ini," kata Sekretaris Daerah Kubar, Ayonius, Senin (11/1/2021).
Ayonius berharap kepada anggota BPBD Kubar untuk kembali aktif di seluruh kecamatan agar memudahkan komunikasi dan koordinasi.
Selain itu, peran Satpol PP juga diharapkan bisa lebih aktif dalam penegakan disiplin protokol kesehatan di masyarakat.
Dari hasil rapat virtual tersebut diperoleh kesimpulan untuk rencana penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kubar.
Namun hal tersebut bisa dilakukan setelah mendapat persetujuan dari kepala daerah.
"Hasil dan kesimpulan rapat ini akan dibawa ke pimpinan. Apakah nantinya akan diberlakukan PSBB atau belum, masih akan menunggu hasil rapat yang berlangsung pada Senin (hari ini)," ucapnya.
Pemberlakuan PSBB dan penegakan disiplin protokol kesehatan di Kubar sangat diharapkan agar bisa menekan lajunya penambahan kasus covid-19 oleh sebagian besar masyarakat.
Sebab tidak sedikit aktivitas keluar masuk daerah yang dikhawatirkan membawa penyebaran Virus Corona.
Belum lagi, penyebaran covid-19 yang terjadi di kabupaten setiap hari selalu meningkat.
(TribunKaltim.co/Zainul Marsyafi)