Virus Corona di Berau
Distribusi Vaksin Sinovac dan Vaksinasi di Berau Diundur, Ini Alasan Kepala Dinas Kesehatan
Rencana distribusi vaksin Sinovac covid-19 yang akan tiba di Berau di Minggu ke 3 Januari 2021 harus ditunda
Penulis: Ikbal Nurkarim | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Rencana distribusi vaksin sinovac covid-19 yang akan tiba di Berau di Minggu ke 3 Januari 2021 harus ditunda.
Kepala Bidan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Berau Garna Sudarsono menyebutkan, distribusi dan pelaksanaan vaksinasi di Berau baru akan dilaksanakan Februari mendatang sesuai sarut dari pemerintah pusat, Rabu (13/1/2021).
Ia menjelaskan pengiriman vaksin sinovac covid-19 ke Kabupaten Berau akan berlangsung pada bulan Februari dengan target sasaran 1980 orang.
Baca juga: UPDATE Virus Corona di Balikpapan, Rencana Pembatasan Kegiatan, Walikota Rizal Effendi Beri Bocoran
Baca juga: Kronologi Pengeroyokan di Kukar, Bermula dari Berkunjung ke Rumah Wanita, Polisi Masih Buru Pelaku
Baca juga: Puluhan Mahasiswa Unmul Gelar Aksi di Depan Rektorat, Tuntut Digratiskan UKT
"Jumlah tersebut bertambah yang semula hanya 900 orang sedangkan total vaksin yang akan diterima menjadi 3.960 dosis," jelas Garna
"Untuk tahap awal diutamakan ibu Kota Provinsi atau kabupaten penyangga ibu kota tersebut," pungkasnya.
Menanggapi penundaan proses vaksinasi tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Berau Iswahyudi mengatakan tetap mengikuti arahan Pemerintah Pusat.
Baca juga: Dinkes Kaltim Sebut 10 Tokoh Masyarakat Samarinda dan Kukar Akan Ikuti Vaksinasi Massal Covid-19
Baca juga: Tuntut Gratiskan UKT, Hari Ini Aliansi Mahasiswa Unmul Akan Gelar Aksi Kepung Gedung Rektorat
Meski demikian Ia mengaku cukup menyayangkan pengunduran jadwal vaksinasi tersebut pasalnya segala persiapan telah Ia lakukan termasuk melakukan simulasi hingga menyiapkan tenaga vaksinator.
"Vaksinasi ini semua berasal dari informasi pusat, jadi kita mengikuti arahan dari pusat, kita tinggal ngikutin arahannya apa yang harus kami lakukan," jelasnya Iswahyudi.
"Tetapi dengan dimundurkannya vaksinasi ini agak disayangkan juga. Artinya di satu sisi kita tidak mendapatkan kesempatan. Tapi sisi lain kita bisa mempersiapkan vaksinasi lebih baik. Tapi harapan kami dengan Samarinda dan Kutai yang sudah bisa melakukan vaksinasi dalam waktu dekat bisa menekan penyebaran covid-19," pungkasnya.
Baca juga: Vaksin Sinovac Dibagikan di Tarakan Mulai Besok, Berikut Faskes yang Jadi Lokasi Vaksinasi
Baca juga: Ketua MUI Samarinda tak Termasuk Sebagai Penerima Vaksin Sinovac, Ternyata Ini Alasannya
Baca juga: 40 Koli Vaksin Sinovac Tiba di Pelabuhan Tengkayu, Barang Disimpan di Klinik Farmasi Dinkes Tarakan
Menurut Iswahyudi dua daerah tersebut yang akan lebih dulu melakukan vaksinasi karena mungkin di nilai wilayah rawan apalagi ibu kota dan kabupaten penyangga ibu kota.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Berau itu menambahkan pihaknya juga akan mencoba menjajaki untuk mengirim perwakilan vaksinator agar bisa ke Samarinda atau Kukar untuk melihat langsung proses vaksinasi tersebut.
(TribunKaltim.co/Ikbal Nurkarim)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/dinas-kesehatan-kabupaten-berau-iswahyudi-di.jpg)