Berita Tarakan Terkini
2,4 Ton Pasokan Buah Asal Surabaya Diperiksa Pejabat Karantina Pertanian Tarakan
Karantina Pertanian Tarakan melakukan pemeriksaan terhadap pemasukan buah segar. Kepala Balai Karantina Pertanian Tarakan (BKP), drh Akhmad Alfaraby
Penulis: Risnawati |
TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN- Karantina Pertanian Tarakan melakukan pemeriksaan terhadap pemasukan buah segar.
Kepala Balai Karantina Pertanian Tarakan (BKP), drh Akhmad Alfaraby mengatakan, komoditas tersebut berasal dari Surabaya yang dimuat oleh Kapal Motor (KM) Hijau Sejuk.
Dia menambahkan sebanyak dua kontainer berisi buah jeruk, kelengkeng, lemon, apel, pir, dan anggur.
Baca juga: 2 Hari Misterius, Kapal Logistik Hilang Saat Perjalanan dari Balikpapan Menuju Kepulauan Balabalagan
Baca juga: Diduga Jadi Penyebab Banjir, DPRD Samarinda Minta Kejelasan Izin Pergudangan di Jalan P Suryanata
Baca juga: Pecahkan Rekor Baru, 167 Kasus Positif di Kota Balikpapan Didominasi Usia Muda
"Total itu ada 2,4 ton yang diperiksa Pejabat Karantina Tarakan," ujarnya, Minggu (17/1/2021)
Pemeriksaan meliputi kondisi fisik dan kebenaran isi dokumen kesehatan karantina tumbuhan dari daerah asal.
Hal ini dilakukan untuk menjamin komoditas tersebut bebas dari Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) serta layak untuk dikonsumsi.
"Dokumen benar, buah-buahan dalam kondisi segar, tidak ditemukan OPTK, tidak ada yang busuk dan layak untuk dikonsumsi. Sehingga dapat diterbitkan Sertifikat Pelepasan Karantina Tumbuhan (KT. 9)," ucapnya.
Dia juga mengajak masyarakat untuk mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi terutama buah.
"Buah-buahan asal Surabaya tersebut telah diperiksa pejabat Karantina Pertanian Tarakan sesuai SOP, sehingga bebas OPTK, serta layak untuk dikonsumsi. Masyarakat Kota Tarakan tidak perlu ragu untuk mengonsumsi buah-buahan," ucapnya.
(TribunKaltara.com/Risnawati)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/pejabat-karantina-pertanian-tarakan-saat-memeriksa-buah-buahan-dari-kota-surabaya.jpg)