Jumat, 12 Juni 2026

Berita Balikpapan Terkini

PHRI Balikpapan Harapkan Dana Hibah, Mereka Minta Hal Ini Jika PPKM Diperpanjang

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan saat ini tengah melakukan evaluasi, apakah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM

Tayang:
Penulis: Heriani AM |
TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Ilustrasi salah satu hotel dj Balikpapan. TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan saat ini tengah melakukan evaluasi, apakah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diperpanjang atau tidak.

Fokus di PPKM nanti, jika diperpanjang adalah pada perkantoran, perusahaan dan perumahan, akan diberlakukan pengetatan keluar masuk anggota keluarga, juga kerja di perkantoran maupun perusahaan akan lebih difokuskan dan dibatasi.

Merespons hal itu, Sekretaris Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Balikpapan Febri Hariono mengatakan, jika PPKM diperpanjang, pihaknya meminta ada pengujian dan penyesuaian dengan keadaan saat ini.

Baca juga: Dua Perempuan Pengedar Narkotika Dibekuk Saat Akan Transaksi di Depan Kantor Gubernur

Baca juga: Datang Dengan Tangan Kosong, Pemilik Lahan di Samarinda tak Bisa Menunjukkan Bukti 

Baca juga: Panjang Tol Balsam 97,99 Km akan Bisa Dipakai Secara Penuh, Pembebasan Lahan Sudah 99,97 Persen

"Kami tidak ingin PPKM menjadi PSBB periode awal karena bisa sangat merugikan semua pihak," ujar Febri, Rabu (27/1/2021).

Ia mengemukakan, PPKM artinya pembatasan kegiatan masyarakat, di mana ada kata pembatasan.

Bukan pelarangan, jadi apabila diperpanjang pun, harus selaras dengan makna pembatasan.

"Seperti pembatasan jumlah pengunjung yang diperketat, dan lain-lain. Sehingga dapat menghilangkan jam malam yang mana justru akan mengalihkan orang ke jam lain. Sama saja sebenarnya, berkerumun juga," ujarnya.

Pihaknya berharap pemerintah setempat dapat bersinergi dalam tiap pengambilan kebijakan.

Seperti yang ramai diperbincangkan oleh internal PHRI maupun nasional soal adanya pemberian dana hibah, dari pemerintah ke beberapa kota.

Sayangnya, Balikpapan tidak masuk dalam kuota tersebut.

Padahal menurut Febri, meski secara pendapatan daerah perhotelan tidak menyumbang sebesar sektor migas.

Namun pihaknya terus mendukung kegiatan pemerintahan maupun MICE.

"Kita berharap pemerintah juga dapat support kita di masa sekarang ini dengan pemberian stimulus ataupun bantuan ke pengusaha. Yang kritis bukan pekerjanya saja, namun juga pengusahanya," ucapnya.

Penulis: Heriani | Editor: Rahmad Taufiq

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved