Berita Nasional Terkini

Nasib Abu Janda, Bakal Susul Ambroncius Nababan, Diksi Ini Jadi Bukti Dugaan Rasis ke Natalius Pigai

Nasib Abu Janda, bakal susul Ambroncius Nababan, diksi ini jadi bukti dugaan rasis ke Natalius Pigai

Kolase Tribun Kaltim
Natalius Pigai dan Permadi Arya alias Abu Janda 

TRIBUNKALTIM.CO - Abu Janda, alias Permadi Arya dilaporkan ke Bareskrim Polri.

Seperti Ambroncius Nababan, Permadi Arya dilaporkan atas dugaan rasis kepada eks Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai.

Sebelumnya, polisi sudah menahan Ketua Relawan Pro Jamin atau Pro Jokowi-Maruf Amin, Ambroncius Nababan.

Abu Janda dilaporkan atas unggahan di media sosial Twitter miliknya.

Diketahui, Natalius Pigai getol menolak vaksin Sinovac.

Hal ini membuat Ambroncius Nababan kesal dan memosting unggahan bernada rasis.

Baca juga: TNI AU Beber Latar Belakang Kapolri Baru Listyo Sigit, Sama dengan Panglima TNI, Terkuak dari Alamat

Baca juga: PDIP Untung, Pengamat Bocorkan Anies Baswedan Siap-siap Rugi Besar, Risma Menang, Polemik RUU Pemilu

Permadi Arya alias Abu Janda dilaporkan ke Bareskrim Polri atas dugaan ujaran rasial melalui akun sosial media Pwitternya kepada aktivis Papua Natalius Pigai pada hari ini, Kamis (28/1/2021).

Laporan itu didaftarkan oleh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dengan nomor LP/B/0052/I/2021/Bareskrim tertanggal Kamis 28 Januari 2021.

Adapun akun yang dilaporkan adalah akun Twitter @permadiaktivis1.

Ketua bidang Hukum KNPI, Medya Riszha Lubis menyampaikan konten ujaran rasial tersebut diunggah Permadi pada 2 Januari 2021 lalu.

Unggahan itu dinilai sebagai unsur rasial kepada masyarakat Indonesia keturunan Papua.

"Telah diterima laporan kami secara kooperatif dari pihak polisi bahwa kami telah melaporkan akun Twitter @permadiaktivis1 yang diduga dimiliki saudara Permadi Arya alias Abu Janda.

Yang kami laporkan adalah dugaan adanya ujaran kebenceian dengan memakai sara dalam tweet nya tanggal 2 Januari tahun 2021 yang menyebut kau @nataliuspigai2 apa kapasitas kau, sudah selesai Evolusi kau," kata Medya Riszha Lubis di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (28/1/2021).

Ia menuturkan unsur kata yang diduga Permadi menyebarkan ujaran rasial berkaitan dengan kata Evolusi.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved