Rabu, 8 April 2026

Virus Corona di Bontang

Mobil PCR Milik Pemkot Bontang Kehabisan Cairan Antigen

Mobil lab swab Polymerase Chain Reaction ( PCR ) Bontang ternyata telah beroperasi sejak awal Januari 2021

Penulis: Ismail Usman | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN
Juru bicara Satgas Covid-19 Bontang, Adi Permana mengatakan, mulanya mobil ini ditargetkan bisa menguji swab PCR kurun sebulan sebanyak 600 orang. 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Mobil lab swab Polymerase Chain Reaction (PCR) Kota Bontang ternyata telah beroperasi sejak awal Januari 2021.

Mobil PCR seharga Rp 3 miliar itu kini tak lagi beroperasi karena telah kehabisan cairan reagen untuk tes usap.

Bagaimana tidak, selama beroperasi, mobil swab PCR sudah menguji sekitar 700 sampel.

Juru bicara Satgas Covid-19 Bontang, Adi Permana mengatakan, mulanya mobil ini ditargetkan bisa menguji swab PCR kurun sebulan sebanyak 600 orang.

Baca Juga: 1000 Tenaga Kesehatan di Balikpapan Disuntik Vaksin Sinovac dalam Satu Hari

Baca Juga: Wakapolda Kaltim Brigjen Pol Hariyanto Disuntik Pertama, Tidak Ada Keluhan Usai Dapat Vaksin Sinovac

Namun selama dioperasikan, jumlah kasus terus meningkat drastis. Sehingga kendaraan menguji ratusan sampel itu melampaui dari total prediksi awal.

"Karena ledakan tes yang melebihi hingga kekurangan cairan. Kita pun tidak menduga dan di luar prediksi," ujarnya pada Tribun Kaltim di Kota Bontang, Kalimantan Timur, Jumat (29/1/2021).

Saat ini pemerintah sudah memesan 4 ribu paket cairan reagen untuk digunakan di mobil PCR.

"Dananya diambil dari pos Belanja Tak Terduga (BTT)," tambahnya.

Adi menjelaskan, sebenarnya pengoperasian mobol PCR masih menunggu ijin operasional resmi dari Kementrian Kesehatan (Kemenkes).

Baca Juga: UPADTE Virus Corona di Kutim, Terkonfirmasi Positif Covid-19 Telah Menembus Angka 5.000

Baca Juga: UPDATE Virus Corona di Malinau, Meningkat Sejak Awal Tahun 2021, Waspada Lonjakan Transmisi Lokal

Namun, dengan kondisi terkini pengoperasian kendaraan ini dipercepat dengan mengantongi izin dari Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim.

"Sembari menunggu izin, kita sudah operasikan mobilnya. Kita pakai izin Dinkes Provinsi saja sementara," pungkasnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved