Virus Corona di Bontang
Mobil PCR Milik Pemkot Bontang Kehabisan Cairan Antigen
Mobil lab swab Polymerase Chain Reaction ( PCR ) Bontang ternyata telah beroperasi sejak awal Januari 2021
Penulis: Ismail Usman | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Mobil lab swab Polymerase Chain Reaction (PCR) Kota Bontang ternyata telah beroperasi sejak awal Januari 2021.
Mobil PCR seharga Rp 3 miliar itu kini tak lagi beroperasi karena telah kehabisan cairan reagen untuk tes usap.
Bagaimana tidak, selama beroperasi, mobil swab PCR sudah menguji sekitar 700 sampel.
Juru bicara Satgas Covid-19 Bontang, Adi Permana mengatakan, mulanya mobil ini ditargetkan bisa menguji swab PCR kurun sebulan sebanyak 600 orang.
Baca Juga: 1000 Tenaga Kesehatan di Balikpapan Disuntik Vaksin Sinovac dalam Satu Hari
Baca Juga: Wakapolda Kaltim Brigjen Pol Hariyanto Disuntik Pertama, Tidak Ada Keluhan Usai Dapat Vaksin Sinovac
Namun selama dioperasikan, jumlah kasus terus meningkat drastis. Sehingga kendaraan menguji ratusan sampel itu melampaui dari total prediksi awal.
"Karena ledakan tes yang melebihi hingga kekurangan cairan. Kita pun tidak menduga dan di luar prediksi," ujarnya pada Tribun Kaltim di Kota Bontang, Kalimantan Timur, Jumat (29/1/2021).
Saat ini pemerintah sudah memesan 4 ribu paket cairan reagen untuk digunakan di mobil PCR.
"Dananya diambil dari pos Belanja Tak Terduga (BTT)," tambahnya.
Adi menjelaskan, sebenarnya pengoperasian mobol PCR masih menunggu ijin operasional resmi dari Kementrian Kesehatan (Kemenkes).
Baca Juga: UPADTE Virus Corona di Kutim, Terkonfirmasi Positif Covid-19 Telah Menembus Angka 5.000
Baca Juga: UPDATE Virus Corona di Malinau, Meningkat Sejak Awal Tahun 2021, Waspada Lonjakan Transmisi Lokal
Namun, dengan kondisi terkini pengoperasian kendaraan ini dipercepat dengan mengantongi izin dari Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim.
"Sembari menunggu izin, kita sudah operasikan mobilnya. Kita pakai izin Dinkes Provinsi saja sementara," pungkasnya.
Sehari Ada 98 Kasus Baru
Tim satgas covid-19 Bontang kembali merilis tambahan kasus baru orang terpapar virus corona, per Jumat (29/1/2021).
Terdapat Tambahan dalam sehari 98 kasus aktif dan satu orang meninggal dunia.
Kini jumlah orang terpapar virus Corona saat ini telah menembus diangka 1.084 kasus aktif, dengan tingkat persentase penyebaran 32,8 persen.
Ada 100 pasien aktif dengan gejala berat telah mendapat perawatan dari tim medis. Sedangkan 984 pasien lainya menjalani isolasi mandiri.
"Iya ada juga tambahan kasus sembuh 14 orang," terang Juru bicara Tim satgas covid-19 dalam dalam rilisnya. Jumat (29/01/2021).
Untuk jumlah orang meninggal dunia akibat terpapar covid-19, saat ini mencapai 58 korban jiwa.
Memasuki bulan Januari 2021, angka kasus kematian naik begitu drastis.
Diketahui dalam sebulan ini, virus Corona telah menelan 26 korban jiwa.
Namun, kasus orang meninggal dunia akibat Covid-19, didominasi oleh pasien komorbid dan lanjut usia.
"Rata-rata lansia dan pasien yang punya penyakit bawaan," tandasnya.
Penulis Ismail Usman | Editor: Budi Susilo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/mulanya-mobil-ini-ditargetkan-bisa-menguji-swab.jpg)