Surat Al Quran
Bacaan Surat Al Kafirun, Bahasa Arab, Latin dan Artinya, Dilengkapi Penjelasan Surat Al Kafirun
Berikut ini bacaan surat Al Kafirun, Bahasa Arab, Latin dan Artinya, Dilengkapi penjelasan surat Al Kafirun
TRIBUNKALTIM.CO - Berikut ini bacaan surat Al Kafirun, Bahasa Arab, Latin dan Artinya, Dilengkapi penjelasan surat Al Kafirun
Surat Al Kafirun adalah surat ke 109 di dalam Al Quran, terdiri dari 6 Ayat.
Di artikel ini, kami akan melampirkan bacaan surat Al Kafirun latin sebagai berikut :
• LENGKAP Bacaan Surat Al Waqiah Ayat 1-96 dan Keutamaan Jika Membaca Surat Al Waqiah
• Bacaan Surat Al Mulk Ayat 1-30, Bahasa Arab, Latin, Terjemahan, Dilengkapi Keutamaan Jika Membacanya
قُلْ يَٰٓأَيُّهَا ٱلْكَٰفِرُونَ
(qul ya ayyuhal-kafirun )
Artinya: Katakanlah: "Hai orang-orang kafir,
لَآ أَعْبُدُ مَا تَعْبُدُونَ
( la a'budu ma ta'budun)
Artinya : Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah.
وَلَآ أَنتُمْ عَٰبِدُونَ مَآ أَعْبُدُ
(wa la antum abiduna ma a'bud )
Artinya : Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah
وَلَآ أَنَا۠ عَابِدٌ مَّا عَبَدتُّمْ
( wa la ana 'abidum ma 'abattum )
Artinya : Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah,
وَلَآ أَنتُمْ عَٰبِدُونَ مَآ أَعْبُدُ
( wa la antum abiduna ma a'bud )
Artinya : Dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah.
لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِىَ دِينِ
( Lakum diinukum Waliyadiin )
Artinya : Dan untukkulah agamaku.
Asbabun Nuzul
Surat Al Kafirun adalah surat ini diturunkan di Mekkah.
Pesan yang ada di dalam surat itu ditujukan kepada kaum musyrikin dan lagi kafir.
Mereka ini, tidak mau menerima seruan dan petunjuk kebenaran yang dibawa Nabi Muhammad SAW kepada mereka.
Dalam ayat 1 terdapat kalimat yang artinya “katakanlah” (olehmu hai utusan-Ku ) “Hai orang-orang kafir!” ( yakni kepada orang-orang yang tidak mau percaya itu )
Menurut Ibnu Jarir panggilan seperti ini disuruh sampaikan Allah SWT oleh Nabi Muhammad SAW kepada orang-orang kafir, yang sejak semula berkeras menentang.
Mereka menentang, dan Nabi Muhammad SAW tegas pula dalam sikapnya menantang penyembahan berhala,
Sehingga timbullah pertentangan untuk mempertahankan pemahaman masing-masing .
Namun, banyak orang yang merasa ajaran Nabi Muhammad SAW adalah ajaran yang Hak,
Maka orang-orang kafir penyembah berhala merasa terusik
Maka bermuafakatlah pemuka-pemuka Quraisy musyrikin itu hendak menemui Nabi.
Mereka bermaksud mencari damai.
Menurut Ibnu Ishaq dari Said bin Mina, sekelompok pemimpin Quraisy mendatangi Nabu Muhammad SAW untuk mendudukan persoalan itu.
Mereka adalah Al-Walid bin Al-Mughirah, al- ‘Ash bin Wail, al-Aswad bin al-Muthalib dan Umaiyah bin Khalaf.
Mereka mengemukakan usulan damai namun dengan syarat.
“Ya Muhammad! Mari kita berdamai. Kami bersedia menyembah apa yang engkau sembah, dan di dalam segala urusan di negeri kita ini, engkau turut serta bersama kami. Kalau seruan yang engkau bawa ini memang ada baiknya bagi kami, maka kami akan ikut dengan engkau. Namun, jika pegangan kami ini yang lebih benar daripada apa yang engkau serukan itu maka engkau pun telah bersama merasakannya dengan kami, sama mengambil bagian padanya”, kata mereka.
Inilah usul yang mereka kemukakan.
Mendengar usulan itu, selanjutnya Nabi Muhammad SAW pergi ke Masjidil Haram.
Di tempat berkumpulnya semua pemimpin bangsa Quraisy, dan berdiri di tangah-tengah mereka untuk membacakan Surat Al Kafirun itu kepada mereka.
Dan ketika telah merasa putus asa untuk dapat berkompromi dalam agama mereka,
Maka mereka semakin memusuhi nabi permusuhan dengan berbagai macam penganiayaan terhadap tiap orang yang masuk Islam dari sahabat-sahabat Nabi saw,
Hingga Nabi melakukan hijrah ke Madinah.
Artikel ini telah tayang di Tribunpekanbaru.com dengan judul Bacaan Lengkap Surat Al Kafirun Beserta Arti serta Link Download MP3 Surat Al Kafirun,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/tribunsumselcom-al-kafirun.jpg)