Berita Balikpapan Terkini
Bank Indonesia Sebut Kinerja Perekonomian Kalimantan Timur Terus Membaik
Perekonomian Kalimantan Timur kembali menunjukkan perbaikan, baik secara triwulanan (qtq) maupun tahunannya (yoy).
Penulis: Heriani AM | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Perekonomian Kalimantan Timur kembali menunjukkan perbaikan, baik secara triwulanan (qtq) maupun tahunannya (yoy).
Secara triwulanan, pertumbuhan ekonomi Kaltim pada triwulan IV 2020 tumbuh sebesar 2,06 persen (qtq), setelah pada triwulan sebelumnya tumbuh 2,36 persen (qtq).
Lalu secara tahunan, perbaikan ekonomi Kaltim juga membaik terlihat dari berkurangnya kontraksi pertumbuhan menjadi 2,83 persen (yoy) dari kontraksi pada triwulan III 2020 sebesar 4,61 persen (yoy).
Baca Juga: Cegah Karhutla di Kutim, BPBD Gelar Apel Gabungan Siaga Kebakaran
Baca Juga: Profil Yurnalis Ngayoh, Tokoh Dayak yang Tutup Usia, Mantan Wagub Berprestasi Bagi Kalimantan Timur
"Ke depan, Bank Indonesia akan terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah daerah dan otoritas terkait lainnya agar lebih efektif dalam mendorong pemulihan ekonomi di Kaltim," ujar Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kaltim, Tutuk SH Cahyono, Selasa (9/2/2021).
Berdasarkan lapangan usaha (LU), perbaikan pertumbuhan ekonomi Kaltim triwulan IV 2020 bersumber dari kinerja LU Utama Kaltim yakni Pertambangan dan Industri Pengolahan.
Perbaikan pada LU pertambangan salah satunya didorong oleh realisasi produksi batu bara Kaltim yang mengalami perbaikan pada triwulan IV 2020 meskipun masih terkontraksi sebesar 1,28 persen (yoy).
Setelah pada triwulan sebelumnya terkontraksi cukup dalam sebesar 22,67 persen (yoy).
Sedangkan, LU industri pengolahan turut menunjukkan perbaikan meskipun masih mengalami kontraksi.
Baca Juga: Dua RT di Graha Indah Balikpapan, Terbanyak Sumbang Kasus Covid-19, Kini Pembatasan Jam Malam
Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Beruntun di Muara Rapak Balikpapan, Diduga Truk jadi Biang, Mengangkut Beras
Perbaikan tersebut salah satunya tercermin dari adanya peningkatan volume ekspor CPO yang mengalami peningkatan sebesar 32,26 persen (yoy).
Setelah sebelumnya tumbuh sebesar 25,07 persen (yoy). Didukung harga CPO yang berada dalam tren peningkatan.
Dari sisi pengeluaran, membaiknya perekonomian juga ditunjukkan dengan adanya perbaikan Konsumsi Rumah Tangga (RT) dan ekspor meskipun masih terkontraksi.
Perbaikan kinerja konsumsi rumah tangga utamanya disebabkan oleh relaksasi berbagai pembatasan yang dilakukan pada triwulan IV 2020.
Peningkatan mobilitas masyarakat juga tercermin dari Google Mobility Index yang menunjukkan perbaikan pada triwulan IV 2020 sebesar -9,99 persen setelah pada triwulan sebelumnya tercatat -11,45 persen.
Sementara itu, membaiknya volume ekspor bersumber dari ekspor batubara yang tumbuh positif sebesar 2,61 persen (yoy) setelah pada triwulan sebelumnya terkontraksi 16,38 persen (yoy).
Selain itu, tingginya volume ekspor CPO juga turut mendorong kinerja ekspor yang utamanya bersumber dari pengiriman ke Tiongkok yang mengalami pertumbuhan dari 28,27 persen (yoy) di triwulan sebelumnya menjadi 68,56 persen (yoy).
Tingginya ekspor CPO ke Tiongkok sendiri berkontribusi sebesar 61 persen terhadap total ekspor CPO Kaltim.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/proses-vaksinasi-di-balikpapan-keberadaan-vaksin-menjadi-sentimen-positif.jpg)