Kamis, 16 April 2026

Berita Samarinda Terkini

Dugaan Aktivitas Galian di Bendungan Benangan Samarinda, BWS Janji Akan Mengecek di Lapangan

Aktivitas galian diduga dilakukan di dekat Bendungan Benanga Lempake, Lempake, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim).

Penulis: Muhammad Riduan | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDUAN
Bendungan Benangan Lempake, saat di pantau oleh Awak media Tribunkaltim.co, pada Selasa (9/2/2021).TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDUAN 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA -Aktivitas galian diduga dilakukan di dekat Bendungan Benanga Lempake, Lempake, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim).

Saat awak media TribunKaltim.Co, melakukan pemantauan di Bendungan Benangan Lempake, melihat adanya bukit yang telah terpangkas.

Berdasarkan informasi yang didapat dari warga sekitar, galian tersebut memang dilakukan di sekitar bendungan.

Baca Juga: Cegah Karhutla di Kutim, BPBD Gelar Apel Gabungan Siaga Kebakaran

Baca Juga: Profil Yurnalis Ngayoh, Tokoh Dayak yang Tutup Usia, Mantan Wagub Berprestasi Bagi Kalimantan Timur

Warga yang tinggal di kawasan Lempake sudah 25 tahun, mengaku bahwa bukit tersebut sudah lama digali, namun juga tidak mengetahui pastinya tentang galian tersebut.

Berdasarkan info yang diproleh, bukit tersebut tanahnya diambil untuk pembangunan lahan perumahan.

Namun naasnya, dampak yang diperoleh dari galian tersebur, membuat lumpur bukit, mengalir ke air Bendungan Benanga, sehingga berimbas kepada Tinggi Muka Air (TMA).

Baca Juga: Dua RT di Graha Indah Balikpapan, Terbanyak Sumbang Kasus Covid-19, Kini Pembatasan Jam Malam

Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Beruntun di Muara Rapak Balikpapan, Diduga Truk jadi Biang, Mengangkut Beras

"Itu digali, tanahnya diambil untuk bikin lahan perumahan. Kalau terus digali nanti bisa-bisa timbul batu baranya," sebutnya saat berbincang dengan awak media di kawasan Bendungan, Selasa (9/2/2021).

Sementara itu dikonfirmasi terpisah, Kasatker Operasi dan Pemeliharan Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV Kementerian PUPR Adi Kusworo, menyebutkan bahwa akan melakukan pengecekan terlebih dahulu terkait informasi galian yang dimaksud tersebut.

Mengecek yang dimaksudnya yakni mengetahui apakah itu masuk wilayahnya BWS dan juga apakah masih ada aktivitas penggaliannya.

Baca Juga: Gara-gara Kaltim Senyap, 3 Pasang Calon Pengantin di Tenggarong Tunda Acara Nikah Mereka

"Ketika ditemukan adanya aktivitas, saya akan lapor dulu ke kepala balai, lalu akan ada tindak selanjutnya," ujarnya melalui sambungan telepon, Selasa (9/2/2021).

Penulis : Muhammad Riduan/Editor: Samir Paturusi

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved