Berita Balikpapan Terkini
Hadir di Mal Pelayanan Publik Kota Balikpapan, Layanan BPJS Kesehatan Ini yang Bisa Diakses
Untuk mendukung kebutuhan era digital, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Kesehatan menghadirkan Mobile JKN.
Penulis: Heriani AM | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Untuk mendukung kebutuhan era digital, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Kesehatan menghadirkan Mobile JKN sebagai platform utama bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).
Berbagai inovasi dikembangkan agar peserta tetap mendapatkan pelayanan prima baik dari segi administrasi kepesertaan maupun aspek pelayanan kesehatan.
Di Balikpapan, salah satu yang dilakukan adalah turut serta dalam Mal Pelayanan Publik. BPJS Kesehatan Balikpapan turut membuka loket di sana.
Menurut Kepala Bidang SDM Umum dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Balikpapan Rio, semua pelayanan dilayani di Mal Pelayanan Publik.
Baca Juga: Catat 99 Kasus Positif, Angka Covid-19 Balikpapan Turun, Jubir Satgas Beber Penjelasannya
"Namun kita tetap mengikuti protes kesehatan. Kita sudah punya acuan yang jadi patokan dari kantor. Bahwa pusat ada pembatasan layanan," jelasnya, Senin (8/2/2021).
Untuk sementara, peserta kelas 1, 2, dan mandiri. Dialihkan ke layanan non tatap muka. Yakni layanan online menggunakan mobile JKN, call center 1500-400, dan layanan Pandawa (Pelayanan Administrasi Melalui Whatsapp) di nomor 082159036318.
"Selain dari ketiga segmen itu, kita layani di sini (mal pelayanan publik). Yakni khusus pelayanan mandiri kelas III, penerima bantuan iuran (PBI), dan pensiunan," jelasnya.
Baca Juga: Kaltim Steril Sabtu Minggu akan Dievaluasi, Gubernur Isran Noor Panggil Bupati dan Walikota
Disebut Rio, tujuan untuk membuka pelayanan di mal pelayanan publik, selain untuk mendukung program pemerintah kota, juga untuk kemudahan administrasi warga Kota Balikpapan.
"Selain itu juga kita mau menjangkau lebih dekat lagi segmen. Karena kita wilayahnya di Pasar Baru, daerah kota," katanya.
"Pelayanan di sini bisa menjangkau lebih dekat wilayah Balikpapan Selatan, Balikpapan Timur, dan Balikpapan Utara," pungkasnya.
Ditarget 25 Instansi Bergabung
Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (DPMPT) Kota Balikpapan bekerjasama dengan beberapa dinas dan instansi terkait lainnya dalam sistem pelayanan publik.
Bergabung dalam satu pintu dalam di Mal Pelayanan Publik, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur.
Kepala Dinas DPMPT Kota Balikpapan Elvin Junaidi, menyebut dalam soft launching tersebut, sebanyak 13 pelayanan publik, baik pusat, daerah, BUMN, BUMD, dan swasta telah memiliki loket masing-masing.
Di antaranya pelayanan perekaman e-KTP Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, pelayanan kartu kuning Dinas Ketenagakerjaan.
Baca Juga: Ahok Utus 2 Petinggi Pertamina Temui Walikota Balikpapan Rizal Effendi, Sepakat WFH 75 Persen
Baca Juga: Walikota Balikpapan Rizal Effendi Sebut Sabtu Minggu Digelar Kaltim Steril, Senyap dan Berdiam Diri
Juga SIM Polresta Balikpapan, Pelayanan Perpajakan, kantor Pos, BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, Bankaltimtara dan lainnya.
Disebutkan Elvin, Mal Pelayanan Publik adalah generasi ke 3 di dalam pelayanan publik.
Yakni generasi pertama adalah pelayanan terpadu satu atau (UP2T) atau Sintap pada 2002-2007.
Lalu generasi kedua yaitu pelayanan terpadu satu pintu, dimana waktu itu dimulai dengan BPID. Hingga sekarang DPMPT.
"Kita tingkatkan menjadi Mal Pelayanan Publik. Di soft launching ini juga, kita uji coba, apa kelebihan dan kekurangan. Sehingga saat grand launching, kita bisa lakukan perbaikan," ujar Elvin kepada Tribun Kaltim pada Senin (8/2/2021).
Pihaknya menargetkan 25 dinas instansi yang bergabung dalam grand launching yang akan dijadwalkan kemudian.
Selain itu, pada soft launching tersebut, ada sekitar 230 perijinan dan non perijinan yang bisa dilakukan.
Ia mencontoh seseorang ingin mencari kerja, bikin KTP dulu, lalu buat kartu kuning, SKCK dan seterusnya.
"Sehingga bagi masyarakat yang aksesnya cukup jauh, bisa sangat terbantu," pungkasnya.
Elvin mengungkap, sejatinya pelayanan publik tersebut sudah terintegrasi secara online.
Namun ada pelayanan yang memang harus tatap muka seperti perekaman e-KTP dan pembuatan kartu kuning.
Jadi untuk menghindari kepadatan pengunjung.
Baca Juga: Kasus Covid-19 di Graha Indah Balikpapan, Banyak Disumbang dari Taman Sari dan Pesona Bukit Batuah
Baca Juga: UPDATE Virus Corona di Samarinda, Meninggal Dunia 6 Orang karena Covid-19, Zona Merah 8 Daerah
Digelar soft launching sebagai bahan evaluasi grand launching ke depan.
Pihaknya juga telah menyiapkan pelayanan pendaftaran via online.
'Waktu pelayanan dan dokumen yang wajib disiapkan akan dikirim lewat email. Dan kita akan berkoordinasi dengan tenant yang ada," katanya.
"Sudah mulai dilakukan dalam minggu ini, sistemnya sudah mendukung," pungkasnya.
Penulis Heriani Amir | Editor: Budi Susilo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/mendukung-kebutuhan-era-digital-di-balikpapan.jpg)