Berita Samarinda Terkini

Polisi Masih Buru Pelaku Pembacokan di Samarinda yang Kabur ke Hutan, 3 Saksi Dimintai Keterangan

Pelaku pembacok Suyono (49), warga Jalan Revolusi Gang Nuri RT 07, Kelurahan Lok Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan T

HO/POLSEK SUNGAI KUNJANG
IW (31), pelaku pembacokan dan korban terbaring di rumah sakit. Pelaku IW tiba-tiba membacok tetangganya sendiri. Ia diduga mengidap gangguan kejiwaan dan kini sedang dalam pengejaran kepolisian lantaran kabur ke hutan usai melakukan aksinya. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Pelaku pembacok Suyono (49), warga Jalan Revolusi Gang Nuri RT 07, Kelurahan Lok Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, hingga saat ini masih diburu jajaran Satreskrim Polsek Sungai Kunjang. 

IW (31), pelaku yang membacok korban pada Senin (8/2/2021) sekitar pukul 10.00 WITA, diketahui lari ke hutan di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kapolsek Sungai Kunjang Kompol Bambang Budianto melalui Kanit Reskrim Polsek Sungai Kunjang Iptu Purwanto saat dikonfirmasi Selasa (9/2/2021), mengatakan pihaknya masih memburu pelaku.

"Iya, saat ini pelaku masih kami cari (termasuk menyisir hutan)," ucapnya singkat. 

Pihaknya pun sekarang meminta keterangan dari tiga orang saksi.

Istri korban dan dua warga, yakni tetangga korban, yang mendengar teriakan minta tolong dari korban.

"Sudah tiga saksi yang kami mintai keterangan, salah satunya istri korban ini," ujar Iptu Purwanto

Ditanya terkait kondisi korban, ia menyampaikan, saat ini korban masih menjalani perawatan intensif dan proses pemulihan di RS Hermina.

"Kemarin (9/2/2021), korban juga sudah menjalani operasi dan saat ini sedang pemulihan," tuturnya. 

Terkait pelaku yang diduga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), Iptu Purwanto menyebutkan nantinya setelah pelaku tertangkap akan langsung dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Atma Husada Mahakam

"Keterangan dari warga sekitar dan keluarga pelaku sendiri menyatakan bahwa menderita gangguan jiwa. Sehingga, nanti (tertangkap) kami akan membawa untuk dilakukan observasi selama 15 hari," ujar Iptu Purwanto

Diberitakan sebelumnya, peristiwa pembacokan ini menggegerkan warga sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Seorang pria di Samarinda diduga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), membacok tetangganya.

Peristiwa ini menggegerkan warga sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Tak diketahui apa permasalahannya, Suyono (49) tiba-tiba dibacok dengan senjata tajam jenis parang oleh tetangganya sendiri, IW (31), pada Senin (8/2/2021) sekitar pukul 10.00 WITA. 

Baca juga: Walikota Balikpapan Persilakan Gelar Pernikahan Durasi 3 Jam, Sabtu-Minggu ke Depan Sudah Dilarang

Baca juga: Pemandangan tak Lazim di Samarinda, Jalan Protokol Mendadak Sepi di Akhir Pekan, Layaknya Kota Mati

Baca juga: Pasangan Sehidup Semati Asal Bojonegoro, Meninggal Hari Jumat Selang 2,5 Jam, Netizen: Surga Menanti

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved