Berita Mahul Terkini
Penanganan Covid-19 di Kabupaten Mahulu Serap Anggaran Rp 44 Miliar
Tahun ini, melalui APBD 2021, Pemkab Mahakam Ulu mengalokasikan sekitar Rp 40 miliar untuk penanganan dampak Covid-19.
Penulis: Febriawan | Editor: Adhinata Kusuma
TRIBUNKALTIM.CO, UJOH BILANG - Pemkab Mahakam Ulu (Mahulu), Provinsi Kalimantan Timur mengalokasikan anggaran penanganan, pencegahan dan penanganan dampak pandemi covid-19 pada 2020, lewat APBD sebesar Rp 58,3 miliar.
Dari alokasi anggaran tersebut, dijelaskan Kepala BPKAD Mahulu Gerry Gregorius, hingga akhir tahun serapannya mencapai Rp 44 miliar.
,
Dalam artian ada sekitar Rp 14,3 miliar anggaran yang tidak terpakai dan dikembalikan ke kas daerah.
Dia mengatakan, alokasi anggaran Rp 58 miliar ini peruntukkannya untuk beberapa hal.
Di antaranya, pemberian bantuan sosial kepada masyarakat terdampak covid-19, untuk pemulihan ekonomi, pencegahan penyebaran covid-19, serta untuk jejaring pengaman sosial.
• Tahun Ini di Mahulu Ada Bantuan Keuangan Khusus Kampung, Diprioritaskan untuk Swasembada Pangan
• Subsidi Ongkos Angkut Speedboat di Mahulu Berlanjut, Ada Tambahan Armada untuk Wilayah Hulu
“Sisa anggarannya yang tidak terserap kita kembalikan. Kemudian dialokasikan lagi pada tahun berikutnya,” kata Gerry, Kamis (11/2/2021).
Tahun ini, lanjutnya, melalui APBD 2021, Pemkab Mahulu mengalokasikan sekitar Rp 40 miliar untuk penanganan dampak Covid-19.
Peruntukannya, jelas Gerry, sama dengan tahun sebelumnya.
Yaitu diutamakan untuk penanganan dampak, serta pemulihan ekonomi.
“Untuk penanganan covid-19 tahun lalu, Mahulu dinilai berhasil. Bahkan mendapatkan anggaran insentif sebesar Rp 18 miliar. Anggaran tersebut telah terserap, digunakan untuk penanganan covid-19 di Mahulu,” kata dia.
Penulis: Febriawan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/kepala-bpkad-mahulu-gerry-gregorius-di-ruang-kerjanya.jpg)