Kamis, 16 April 2026

Kapal di Samarinda Terbakar

Kebakaran Kapal di Samarinda, Pihak Keluarga Karyawan Cemas tak Boleh Masuk Area Perusahaan

Pihak keluarga pun hanya bisa pasrah dan menunggu kabar klarifikasi dari pihak perusahaan mengenai kondisi dan keadaan anggota keluarga mereka.

TRIBUNKALTIM/MOHAMMAD FAIROUSSANIY
Pihak keluarga berada di depan area perusahaan dan tidak diperkenankan masuk, Kamis (11/2/2021) petang. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kebakaran yang terjadi pada dua kapal ponton pengangkut bahan bakar minyak yang berada di galangan PT Barokah Galangan Perkasa pada Kamis (11/2/2020) pukul 15.15 Wita menimbulkan kecemasan bagi keluarga pekerja. 

Di sekitar lokasi, satu kapal ponton terlihat karam, dan satu lainnya masih berada dipermukaan air.

Area sekitar kapal juga dipasang garis polisi.

Hingga petang sekitar pukul 17.30 Wita pihak keluarga tak diperkenankan masuk ke dalam area perusahaan. 

Pihak keluarga pun hanya bisa pasrah dan menunggu kabar klarifikasi dari pihak perusahaan mengenai kondisi dan keadaan anggota keluarga mereka.

"Biasanya bapak pulang sore, sekitar jam 5. Tapi sampai sekarang tidak ada pulang. Karena tahu ada kejadian ini (kapal meledak), jadi saya ke sini bersama keluarga yang lain, mau mastikan keadaan bapak," ungkap Rizal (20) saat dijumpai awak media sore tadi di depan pintu gerbang perusahaan, (11/2/2021).

Tiga Pekerja Masih Dicari, Dikabarkan Menghilang saat Insiden Kebakaran Kapal di Samarinda

Kebakaran Galangan Kapal di Samarinda, Suara Dentuman Terdengar 4 Kali, Warga Mengira Guntur

Rizal, mengatakan, sang ayah bernama Gunawi, bekerja di perusahaan galangan kapal tersebut sebagai salah satu tukang las. 

Sang ayah biasa bekerja mulai pukul 08.00 Wita pagi, hingga pukul 17.00 Wita sore. 

"Tadi saya masuk ke dalam tidak boleh. Ya gini, nunggu di depan sini seperti orang nonton padahal ada ayah saya kerja di dalam," ungkap pemuda ini mengeluhkan.

Nasib Rizal pun tidak sendiri, sebab banyak keluarga pekerja lainnya yang senasib dengannya. Raut sedih bercampur pasrah di depan portal pintu perusahaan ini pun tak memiliki pilihan, selain menunggu. 

Diberitakan sebelumnya kapal yang terbakar dan mengalami ledakan ialah kapal tanker.

Namun saat reporter tribunkaltim.co, mengkroscek kembali dilapangan.

Serta menghimpun dari beberapa petugas yang mencari data, menyebutkan bahwa kapal tersebut adalah jenis ponton pengangkut bahan bakar minyak.

Penulis : Mohammad Fairoussaniy

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved