E-Learning Madrasah Solusi Pembelajaran Online di Masa Pandemi
Pada dunia pendidikan pandemi menyebabkan pembelajaran menggunakan kurikulum darurat dimana proses belajar mengajar dilaksanakan secara daring/online.
Oleh: Yuniarti, S.Pd
Guru MTs Negeri 2 Balikpapan
TRIBUNKALTIM.COM - Sejak pertengahan Maret 2020 saat pandemi Covid-19 melanda Negara kita, pemerintah menerbitkan aturan yaitu Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Pandemi Covid-19 juga berdampak ke segala bidang yaitu kesehatan, ekonomi dan juga pendidikan.
Pada dunia pendidikan pandemi menyebabkan pembelajaran menggunakan kurikulum darurat dimana proses belajar mengajar dilaksanakan secara daring atau jarak jauh.
Agar proses belajar dan mengajar di madrasah dapat berjalan lancer, Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat KSKK Madrasah memberikan solusi berupa aplikasi E-Learning Madrasah.
• Yatim Piatu Sejak Lulus SD, Sempat jadi Kuli Bangunan, Kini Basri Mansur Wakil Rakyat di DPRD Paser
Aplikasi ini dapat digunakan oleh madrasah-madrasah seluruh Indonesia, sehingga dapat dapat memudahkan guru dan siswa dalam berinteraksi saat belajar secara daring.
E-learning Madrasah adalah aplikasi dengan fitur yang lengkap dalam memfasilitasi pembelajaran secara online untuk Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan juga Madrasah Aliyah (MA).
Hingga pertengahan Januari 2021 pengguna server madrasah tercatat 25.394 madrasah pengguna, 1.711.990 siswa pengguna, 172.397 guru pengguna dan 366.902 kelas online.
Sedangkan pengguna server pusat sebanyak 7.146 madrasah pengguna, 409.092 siswa penggunan, 54.962 guru pengguna dan 48.409 kelas online yang tersebar seluru madrasah di Indonesia.
• NEWS VIDEO Penjelasan 3 Ustadz Kondang Tentang Puasa Rajab
E-learning Madrasah memiliki enam role akses diantaranya:
1. Operator Madrasah (Administrator)
2. Guru Mata Pelajaran
3. Guru Bimbingan Konseling
4. Wali Kelas
5. Siswa
6. Supervisor (Kepala Madrasah dan jajarannya)
(Diakses 12 Pebruari 2021, sumber : https: //elearning.kemenag.go.id).
Dengan adanya e-learning madrasah maka kegiatan belajar dan mengajar tetap dapat terlaksana walaupun lewat dunia maya.
Dalam satu madrasah, setiap guru harus membuat kelas online sesuai dengan mata pelajaran yang diajarnya. Di kelas online terdapat beberapa menu untuk pelaksanaan proses belajar mengajar.
Menu-menu tersebut adalah yang pertama Menu Timeline Kelas, berfungsi untuk berkomunikasi secara tertulis dengan siswa dalam kelas tersebut.
Terdapat juga menu undang siswa untuk mengundang siswa ketika pertama kali membuat kelas baru, dan terdapat juga menu copy kelas yang digunakan ketika guru akan mengcopy Standar Kompetensi, KKM, Rencana Pembelajaran, Bahan Ajar, Soal Ujian Berbasis CBT, Soal Pengetahuan (K3), Soal Keterampilan (K4), dan Kalender Kelas ke kelas yang baru dibuat.
Di Aplikasi E-learning Madrasah terdapat juga menu Video Converence, E-Meet Video Conference dalam E-learning Madrasah memungkinkan guru melakukan virtual meeting dengan seluruh siswa yang tergabung dalam kelas secara Gratis dan tanpa batasan waktu.
Untuk melakukannya pertama-tama guru harus membuat Room Virtual Meeting kemudian mengisi waktu pelaksanaan dan mengisi nama atau judul virtual meeting.
• Jam Tayang Ikatan Cinta 14 Februari 2021, Aldebaran Beri Andin Nafkah Batin, Bukti Baru Kasus Roy
Jika sudah selesai akan ditampilkan semua info terkait virtual meeting tersebut seperti nama virtual meeting, tanggal mulai dan berakhir, jumlah partisipan, kode meeting, serta tombol join untuk memulai meeting, lalu guru membagikan kode meeting agar siswa dapat bergabung di room meeting.
Dengan menu ini memungkan tatap muka antara guru dan siswa lewat dunia maya, guru dapat lebih mudah menjelaskan materi pelajaran dengan menu ini, dan siswapun dapat bertanya langsung tentang materi yang belum dipahaminya.
Terdapat juga menu Standar Kompetensi, digunakan untuk menginput Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD) mata pelajaran sesuai kelas dan semesternya baik untuk KD Pengetahuan maupun KD Keterampilan.
KD yang berperan ketika guru akan menginput bahan ajar ataupun penilaian pengetajuan dan keterampilan dan juga dalam membuat penilaian yang berbasis CBT.
Dengan adanya menu ini siswa dan orang tua siswa yang mendangi siswa dalam belajar jarak jauh dapat memahami Kompetensi Dasar yang akan dicapai dalam satu semester saat belajar online.
Di akun guru terdapat juga menu Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), fungsinya untuk menginput KKM mata pelajaran sesuai dengan kelas dan semester.
Jumlah KD yang ada dalamnya sesuai dengan jumlah KD Pengetahuan yang diinput guru di menu Standar Kompetensi.
Pada menu KKM akan memuat secara otomatis KKM kelas tersebut setelah guru memilih bobot kompleksitas, daya dukung dan intake peserta didik dalam kriteria rendah, tinggi atau sedang.
Dengan adanya menu KKM maka siswa dapat mengetahui apakah nilai yang dicapainya setelah proses belajar mengajar telah mencapai KKM atau belum.
Menu Rencana Pembelajaran, dapat digunakan untuk membuat Rencana Pembelajaran (RPP). Untuk membuatnya guru harus mengisi beberapa hal seperti tanggal pelaksanaan pembelajaran, jam pembelajaran, pertemuan, Bahasan Materi, memilih Kompetensi Inti , memilih Kompetensi Dasar, menuliskan tujuan pembelajaran, metode, media, kegiatan pembelajaran dan penilaian.
Dengan menu ini memudahkan siswa untuk mengetahui tujuan pembelajaran yang akan dicapai dari proses belajar mengajar saat itu.
Terdapat juga Menu Bahan Ajar, digunakan untuk mengupload bahan pelajaran kepada siswa, sehingga siswa dapat membaca atau menonton video pembelajaran yang dibagikan guru.
Format bahan ajar bisa berbentuk word, excel, power point, pdf, link artikel ataupun gambar. Bahan ajar bias diupload dari komputer atau bisa juga dari link artikel dengan menginput URL website.
Menu ini menjadi sumber belajar bagi siswa, siswa dapat menonton, membaca atau menyimak materi pelajaran yang diinput guru pada menu bahan ajar sehingga siswa dapat belajar dengan bimbingan orang tua walaupun secara online.
Siswa juga dapat melakukan absensi saat pembelajaran di menu Absensi Kelas, yang berfungsi untuk menampilkan kehadiran siswa per kelas, per bulan, atau per pertemuan.
E-learning Madrasah juga dilengkapi dengan menu Computer Based Test (CBT), digunakan untuk membuat soal tes atau ulangan.
Untuk membuatnya, pertama-tama guru harus mengisi submenu pengaturan ujian seperti jenis ujian, nama ujian, waktu ujian atau durasi pengerjaannya, tanggal dan jam mulai ujian, tanggal dan jam berakhir ujian.
Selanjutnya, pengaturan soal secara acak atau urut, dan pengaturan pengaktifan ujian, submenu Buat Soal Ujian digunakan ketika guru akan membuat soal CBT secara manual, submenu dari Bank Soal Madrasah digunakan ketika guru akan mengambil soal yang sudah ada di bank soal untuk soal CBT.
Dan submenu yang terakhir pada menu Computer Based Test adalah Import Soal digunakan ketika guru akan menginput soal di CBT dengan mengunakan template yang sudah disediakan di E-learning Madrasah.
Untuk penilaian secara online di E-learning madrasah juga terdapat menu Penilaian Pengetahuan dan Penilaian Keterampilan, penilaian pengetahuan digunakan untuk membuat soal atau tugas sebagai bentuk penilaian harian pengetahuan.
Skema penilaian terdiri dari tes tertulis, tes lisan dan penugasan, guru menginput KD dan intruksi atau keterangan untuk penilaian pengetahuan ini.
Terdapat juga tanggal mulai mengerjakan tugas dan batas pengerjaan tugas yang akan diinformasikan kepada siswa.
Sedangkan menu Penilaian Keterampilan, fungsinya hampir sama dengan Menu Penilaian Pengetahuan. Bedanya pada menu ini untuk mengukur keterampilan siswa sehingga teknik penilaian yang digunakan berbeda.
Teknik Penilaian untuk penilaian keterampilan bisa berupa unjuk kerja atau praktik, proyek, portofolio, atau produk.
Aplikasi E-learning Madrasah juga dilengkapi dengan Menu Penilaian Akhir Semester (PAS), fungsinya untuk menampilkan nilai PAS dan Nilai Akhir setiap siswa dalam kelas tersebut. Nilai PAS yang ada di menu ini dapat diolah secara manual atau bisa juga secara otomatis yang diintegrasikan dari ujian CBT pada E-learning.
Dengan adanya menu ini guru dipermudah merekap nilai sebab nilai siswa yang mengerjakan unian dapat ditarik datanya dalam bentuk excel.
Aplikasi E-Learning Madrasah memiliki fitur yang sangat lengkap dan dapat menjadi sarana agar proses belajar mengajar terutama di madrasah tetap dapat berjalan di saat pandemi Covid-19 ini.
Guru dapat memberikan pembelajaran, mentransfer ilmu maupun menyapa secara langsung siswanya dan melakukan penilaian pengetahuan atau penilaian keterampilan.
Melalui aplikasi E-learning Madrasah siswa dapat mendapatkan haknya untuk tetap mendapatkan pembelajaran di saat pandemi ini, dan melalui aplikasi elearning aktifitas kegiatan belajar mengajar dapat dimonitoring oleh pengawas madrasah dan juga kepala madrasah. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/guru-mts-balikpapan1.jpg)