Breaking News:

Virus Corona di Kutim

Banyak Calon Penerima Vaksin Sinovac Dosis Kedua di Kutim Mendadak Tensi Darahnya Tinggi

Penyuntikan vaksin sinovac tahap kedua bagi tenaga kesehatan dan tokoh masyarakat rampung dilaksanakan di Kabupaten Kutai Timur. Tiap kecamatan telah

TRIBUNKALTIM.CO/DINI ANGGITA
Tenaga kesehatan sedang disuntik vaksin sinovac dosis kedua di Puskesmas Sangatta Utara, Kutai Timur, Selasa (16/2/2021). TRIBUNKALTIM.CO/DINI ANGGITA 

TRIBUNKALTIM.CO,SANGATTA- Penyuntikan vaksin sinovac tahap kedua bagi tenaga kesehatan dan tokoh masyarakat rampung dilaksanakan di Kabupaten Kutai Timur.

Tiap kecamatan telah melakukan vaksinasi di hari ke-16 di puskesmas masing-masing, sebab pada hari ke-14 yakni Hari Minggu (14/2/2021) sedang penerapan Kaltim Silent dan tidak masalah jika dilakukan dalam jangka waktu 28 hari penyuntikan tersebut.

Untuk Kecamatan Sangatta Utara, vaksinasi dilaksanakan di Puskesmas Sangatta Utara sejak pukul 08.30 hingga 12.00 WITA yang memberikan vaksin pada 54 orang termasuk tenaga kesahatan (Nakes) dan tokoh masyarakat, Selasa (16/2/2021).

Baca juga: BREAKING NEWS Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi Meninggal Dunia, Hasil PCR Belum Keluar

Baca juga: Laka Tunggal Terjadi Lagi, Seorang Pengemudi di Balikpapan Tewas Sebelum Sempat Dilarikan ke RS

"Ada 54 orang itu nakes dan tokoh masyarakat, nanti sampai jam 12.00," ungkap drg Rina Puspita, Pelaksana Harian Puskesmas Sangatta Utara.

Selama vaksinasi dosis pertama dan kedua beberapa yang akan divaksin ketika pengecekan tekanan darah menjadi meningkat karena gugup atau mengonsumsi makanan yang membuat tekanan darah itu tinggi.

Maka pihak vaksinator akan menunggu 15 sampai 30 menit, jika tekanan darah tidak berubah maka akan dialihkan di hari yang lain.

Baca juga: Data Pasien Covid-19 tak Valid, Walikota Balikpapan Rizal: KTP Klandasan, Tinggal di Kampung Baru

Baca juga: Tingkat Kesembuhan Kaltim Lebih Tinggi daripada yang Terjangkit Covid-19, Gubernur: Tetap Waspada

"Banyak yang tekanan darahnya tinggi. Jadi kita tenangkan dulu, terus kita menunggu 15-30 menit. Kalau 30 menit masih tinggi tekanan darahnya, kita jadwalkan ulang, diundur karena tidak memungkinkan untuk diberikan," ujar drg Rina Puspita.

drg Rina Puspita mengatakan, sejauh ini pelaksanaan vaksinasi dapat berjalan dengan lancar dan tidak ada keluhan dari penerima vaksin ainovac itu.

"Tidak ada keluhan, palingan pegel atau ngantuk. Sempat ada yang demam tapi sehari aja setelah itu tidak ada keluhan apa-apa," ucapnya.

Penulis: Dini Anggita | Editor: Rahmad Taufiq

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved