Berita Nasional Terkini
Deklarator KAMI Beber Bahayanya Kritik Pemerintah, Marwan Batubara Aparat akan Cari-Cari Alasan
Deklarator KAMI beber bahayanya kritik Pemerintah, Marwan Batubara sebut Habib Rizieq Shihab FPI jadi bukti
Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Rita Noor Shobah
TRIBUNKALTIM.CO - Deklarator KAMI beber bahayanya kritik Pemerintah, Marwan Batubara sebut Habib Rizieq Shihab FPI jadi bukti.
Pernyataan mantan Wapres Jusuf Kalla soal cara mengkritik Pemerintah Jokowi tanpa berurusan dengan polisi, menuai pro dan kontra.
Deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia ( KAMI) Marwan Batubara mengungkap Habib Rizieq Shihab FPI dan sejumlah pentolan KAMI jadi bukti.
Diketahui, Habib Rizieq Shihab serta sejumlah pentolan KAMI kini ditahan polisi.
• Tak Tinggal Diam Mahfud MD Sindir Jusuf Kalla, Singgung Saracen, MCA, Piyungan & Ferdinand Hutahaean
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meminta publik aktif memberi kritik ke Pemerintah yang dipimpinnya.
Deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia ( KAMI) Marwan Batubara menanggapi pernyataan pemerintah yang meminta masyarakat aktif memberi kritik.
Hal itu ia sampaikan dalam Kompas Petang, Minggu (14/2/2021).
Marwan Batubara menyinggung jaminan bahwa orang yang mengkritik pemerintah tidak akan dipolisikan.
Ia memberi contoh penangkapan sejumlah petinggi KAMI setelah memberi kritik kepada pemerintah.
"Banyak sekali.
Misalnya Syahganda Nainggolan, Anton Permana, Jumhur Hidayat.
Itu 'kan ditangkap karena mengkritik, tidak ada fitnah di sana," kata Marwan Batubara.
Marwan Batubara menilai penangkapan itu tidak adil dan secara langsung ditunjukkan oleh pemerintah.
Ia menyinggung andil Presiden Joko Widodo ( Jokowi) yang dianggap bisa saja mengatur aparat hukum.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/syahganda-nainggolan-dan-jumhur-hidayat-di-bareskrim.jpg)