Breaking News:

Berita Tana Tidung Terkini

Bupati KTT Ibrahim Ali Berkomitmen untuk Bangun Akses Jaringan Telekomunikasi di 32 Desa

Terkait Desa Cermat, Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali mengatakan, pihaknya akan melakukan pemetaan terhadap masing-masing wilayah desa yang memiliki po

TRIBUNKALTIM.CO/BELLA
Bupati KTT terpilih, Ibrahim Ali saat foto bersama Pemimpin Redaksi TribunKaltim.co Ade Mayasanto di kediaman Ibrahim Ali yang berada di Kota Tarakan. TRIBUNKALTIM.CO/BELLA 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN- Terkait Desa Cermat, Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali mengatakan, pihaknya akan melakukan pemetaan terhadap masing-masing wilayah desa yang memiliki potensi.

Dia mengemukakan, nantinya akan membuat sebuah desa, minimal dalam 1 kecamatan ada 3 desa yang akan dibuat sebagai pilot project setiap tahunnya.

"Jadi setiap desa nanti akan kita gali potensinya. Inginnya kita juga, tidak ada lagi desa-desa yang tidak memiliki akses internet," ujarnya Rabu (18/2/21) kemarin.

Baca juga: Kemenpolhukam Petakan Ancaman, 2 Objek Vital Nasional di Kaltim jadi Perhatian

Baca juga: Kasus Covid-19 Turun di Balikpapan, Walikota Rizal Effendi tak Berani Ambil Kesimpulan

Baca juga: BREAKING NEWS Dini Hari Jago Merah Beraksi di Balikpapan, Lahap Pertokoan Warga di Prapatan

Dia meyakini, semua dapat terlaksana dengan baik.

Yang menjadi PR yakni bagaimana membuat akses jaringan telekomunikasi.

KTT hanya memiliki 32 desa sehingga, kata dia, semua kembali pada komitmen pemimpin daerahnya.

"Saya prinsipnya, tidak usah terlalu banyak program yang penting bermanfaat bagi masyarakat dan istiqamah dalam melaksanakan program itu," ucapnya.

Sementara itu dia menyampaikan, hampir 58 persen wilayah KTT dikuasai oleh konsensi perusahaan-perusahaan yang memiliki hak guna usaha atau HGU.

Oleh sebab itu, pihaknya akan membangun komunikasi nantinya dengan Kementerian Kehutanan dan Kementerian Agraria untuk meminta pembebasan lahan.

"Biar bagaimana, yang namanya pusat pemerintahan itu kan memang sangat penting," katanya.

Dia menargetkan, izin terkait pusat pemerintahan tuntas di periode pertama, sehingga di 2022 pihaknya akan memulai gong pertama untuk bangunan pusat pemerintahan.

"Saya juga punya tim sinkronisasi yang sekarang lagi menggodok untuk persiapan pembuatan RPJMD kita, Insya Allah RPJMD kita tuntas dan disahkan di DPRD pada April nanti," jelasnya.

"Artinya, tahapannya sudah cukup lah untuk satu bulan lebih, tinggal pembahasannya, setelah itu kami akan mengejar untuk mempercepat dalam membahas APBD perubahan," ucapnya.

Penulis: Risnawati | Editor: Rahmad Taufiq

Penulis: Risnawati
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved