Breaking News:

Berita PPU Terkini

Anggota DPRD PPU Sujiati Sebut Ada Pedagang yang Naikkan Harga Pupuk Bersubsidi

Ada beberapa oknum pedagang melakukan permainan harga terhadap pupuk subsidi, ditanggapi DPRD Penajam Paser Utara.

TRIBUNKALTIM.CO/DIAN MULIA SARI
Anggota komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dari Fraksi Partai Gerindra, Sujiati.TRIBUNKALTIM.CO/DIAN MULIA SARI 

TRIBUNKALTIM.CO, ENAJAM- Adanya isu yang kini beredar di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Kalimantan Timur (Kaltim), bahwa ada beberapa oknum pedagang melakukan permainan harga terhadap pupuk bersubsidi, ditanggapi DPRD Penajam Paser Utara.

Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dari Fraksi Partai Gerindra, Sujiati mengimbau, distributor dan pengecer atau penyalur agar menjual pupuk bersubsidi sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditentukan pemerintah.

"Saya akan tegaskan terkait dengan pupuk subsidi ada isu-isu yang berkembang di masyarakat terkait dengan benar atau tidaknya, infonya ada permainan di kios, ada yang mau naikkan harga yang tidak sesuai dengan standar pemerintah," kata Sujiati, Minggu (21/2/2021).

Baca juga: Massa Desak KPK Periksa Kembali Walikota Balikpapan, Wakil Ketua KPK: Kita akan Pelajari

Baca juga: Beredar Kabar Kader Partai Berkarya Bontang Dapat Surat Pemecatan, Ketua DPC: Itu Keliru

"Baru-baru ini saya dapat info saat ngumpul dengan petani mereka bilang ada kios yang mau naikkan harga, ada jauga yang sudah menaikkan," imbuhnya.

Lanjut Sumiati mengatakan, bahwa jika dirinya menemukan data lengkap terkait dengan permainan harga pupuk subsidi, pihaknya akan secara tegas melakukan meminta agar dilakukan pemutusan kontrak dengan kios-kios atau pedagang, yang tidak menjual harga pupuk sesuai dengan standar pemerintah.

Baca juga: Lapor ke Presiden Jokowi, Walikota Balikpapan Rizal Effendi Keberatan Dana Kelurahan Dihapus

Baca juga: Arab Saudi Tutup Akses RI, 527 Calon Jemaah Haji Balikpapan Terancam Gagal Berangkat

"Secara tegas nanti akan diputus kontraknya, saya gak mau petani jadi korban kembali," kata dia.

Sementara itu di Kabupaten PPU yang telah bekerja sama dengan pemerintah untuk menjual pupuk subsidi memiliki ada satu kios dis etiap Kecamatan.

Baca juga: Asik, Wisata Susur Sungai Mahakam Samarinda Mulai Dibuka Lagi, Hanya Hari Sabtu-Minggu

"Setiap desa ada satu bahkan ada dua, ini se-kabupaten PPU. Kalau di Babulu ada yang satu desa dua kios," pungkasnya.

Penulis : Dian MS/Editor: Samir Paturusi

Penulis: Dian Mulia Sari
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved